Irwan Akib: Ber-Muhammadiyah Bukan Sekadar Aktivitas, tapi Jalan Ibadah dan Pengabdian

Suara Muhammadiyah

20 September 2025

931
Prof Dr H Irwan Akib, MPd. Foto: Cris

Prof Dr H Irwan Akib, MPd. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman menggelar Pengajian Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Sleman yang digelar di Masjid Agung Dr. Wahidin Soedirohoesoedo Tridadi, Kabupaten Sleman, Sabtu (20/9). 

Adapun pengajian ini diisi oleh Irwan Akib (Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan, Budaya, dan Olahraga). Hadir Arif Mahfudz (Sekretaris Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Sleman), dan Zahrul Mufrodi (Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman), dan Susmiarto (Sekretaris Daerah Pemerintah Sleman).

Dalam Tausiyahnya, Prof Irwan menerangkan beberapa hal, diantaranya pengorbanan warga persyarikatan untuk Muhammadiyah. “Walaupun hari ber-Muhammadiyahnya dua bulan sekali, bukan berarti kegiatan ber-Muhammadiyahnya juga dua bulan sekali. Bahkan mungkin aktivitas ber-Muhammadiyahnya itu setiap saat. Pertanyaannya apa yang membuat kita mau hadir dan mengorbankan segalanya, baik tenaga, waktu, dan materi untuk Muhammadiyah? Tentu ada sesuatu yang kita harapkan,” terangnya.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan alasan warga Muhammadiyah rela berkorban, salah satunya mengharap ridha Allah SwT. “Harapan kita dalam ber-Muhammadiyah cuma satu, bukan untuk mendapatkan jabatan atau harta, namun kita berharap melalui persyarikatan, baik Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, IPM, maupun AUM dan ortom lainnya adalah beribadah kepada Allah SwT untuk mendapatkannya ridha-Nya, hanya itu” tuturnya.

Menurutnya, pengorbanan tersebut dimaknai sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT. Ia juga menambahkan ada dua tujuan diciptakan manusia di dunia ini. “Keberadaan kita di bumi ini hanya ada dua, yakni mengabdi pada Allah dan tugas kekhalifahan kita di atas bumi, salah satunya melalui persyarikatan Muhammadiyah,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan bahwa untuk mendapatkan tujuan itu, tidak bisa dilakukan setengah-setengah atau asal-asalan. Dengan kata lain harus dilakukan tulus, ikhlas, dan penuh kesabaran. Ia mengambil contoh SuratMu yang baru saja dilaunching yang membutuhkan keseriusan yang dirancang sedemikian rupa dalam proses pembuatannya.

Sebagai penutup, Irwan mengajak seluruh warga persyarikatan untuk menghadirkan ketulusan dalam diri sebagai wujud pengabdian pada Muhammadiyah sehingga dapat mengundang ketulusan yang serupa dari orang lain. Selain itu, Ia berharap persyarikatan dapat berjalan dengan baik karena tidak hanya hadir untuk organisasi saja, tetapi untuk kepentingan umat, bangsa, dan kemanusiaan. (Kiky)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MERAK, Suara Muhammadiyah – Ramadan tahun ini segera berakhir. Pemudik terpantau ramai meningg....

Suara Muhammadiyah

19 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Selama 5 hari dan 4 malam, Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Y....

Suara Muhammadiyah

16 June 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah ke....

Suara Muhammadiyah

29 March 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Jalan munuju Allah ada banyak cabang cara yang bisa ditempuh. Sa....

Suara Muhammadiyah

27 March 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universita....

Suara Muhammadiyah

4 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah