Kanaya, “Anak Surga” dari Kaki Gunung Slamet

Publish

15 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
149

Kanaya, “Anak Surga” dari Kaki Gunung Slamet

Cerita Praktik Baik Pendidikan Inklusif Muhammadiyah di SD Muhammadiyah Tahfidz Quran Bumijawa Kab Tegal Jawa Tengah

Oleh: Hendra Apriyadi, Anggota Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah / Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA

Namanya Kanaya. Teman-temannya di sekolah biasa memanggilnya “Anak Surga”. Julukan itu bukan tanpa alasan. Kanaya merupakan anak berkebutuhan khusus yang memiliki kemampuan luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an. Daya ingatnya sangat tajam, rajin belajar, dan selalu berusaha melaksanakan apa yang disampaikan gurunya dengan baik. Di balik keterbatasan yang dimiliki, Kanaya justru menunjukkan bahwa setiap anak mempunyai potensi hebat yang harus dihargai dan dikembangkan.

Kanaya adalah salah satu murid di SD Muhammadiyah Tahfidz Quran Dukuhbenda Bumijawa Kabupaten Tegal atau yang akrab dikenal dengan SD MUFIDA. Sekolah ini berada di bawah kaki Gunung Slamet, di lingkungan yang sejuk dan penuh semangat kebersamaan. Berdirinya sekolah tersebut merupakan hasil perjuangan panjang Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dengan segala keterbatasan yang ada, warga Muhammadiyah dan Aisyiyah setempat berani membangun Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan secara mandiri.

Proses pembangunan sekolah dilakukan dengan semangat gotong royong. Dana pembangunan diperoleh dari hasil panen sayuran masyarakat, infak warga, dan bantuan para donatur Muhammadiyah di Kabupaten Tegal. Perjuangan itu tentu tidak mudah. Bahkan pada awal pendiriannya sempat muncul penolakan dari sebagian warga sekitar karena sekolah yang akan dibangun adalah sekolah Muhammadiyah. Namun, dengan pendekatan yang baik, doa, serta semangat merangkul semua pihak, persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan damai dan penuh kekeluargaan.

Kini, perjuangan panjang itu mulai membuahkan hasil. Izin operasional sekolah telah resmi diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal. Sebagai bentuk penyemangat, Didik Suhardi dan Gogot Suharwoto turut memberikan testimoni atas terbitnya izin operasional SD MUFIDA. Rekaman video pendek tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus sejarah baru dalam penguatan dan penggembiraan Pendidikan Muhammadiyah Berkemajuan.

Jumlah siswa SD MUFIDA juga terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari ketulusan para guru yang memiliki jiwa ikhlas dalam mendidik serta semangat dakwah melalui pendidikan.

Saya selaku anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah yang kebetulan asli kelahiran Tegal, melihat langsung bagaimana semangat warga Muhammadiyah dan Aisyiyah begitu menggembirakan. Meskipun fasilitas sekolah masih sangat terbatas, mereka tetap optimis membangun pendidikan yang berkualitas. Bahkan karena rasa kepedulian dan kecintaan terhadap perjuangan tersebut, saya merasa terpanggil untuk menghibahkan sebuah laptop yang insyaallah dapat dimanfaatkan untuk mendukung administrasi sekolah.

Selain itu, insyaallah saya juga berupaya mencarikan peluang program hibah buku cerita anak. Kehadiran buku-buku tersebut tentu akan membuat anak-anak semakin senang belajar sekaligus memperkuat budaya literasi dan numerasi sejak dini.

Setiap hari Jumat, Ibu Dewi Pujiarti, S.Pd., selaku Kepala SD MUFIDA juga rutin menyampaikan laporan keuangan dari para donatur. Dana tersebut digunakan untuk menutupi kebutuhan operasional sekolah, honor guru, hingga sarana dan prasarana pendidikan. Transparansi dan semangat kebersamaan inilah yang membuat perjuangan sekolah terus berjalan dengan penuh harapan. Semoga ke depan SD MUFIDA juga mendapatkan program revitalisasi guna mendukung pengembangan sekolah yang lebih baik.

Saya mengajak para dermawan dan saudagar Muhammadiyah di mana pun berada untuk ikut menyisihkan sebagian rezekinya demi mendukung perkembangan SD MUFIDA. Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi simbol perjuangan dakwah Muhammadiyah melalui pendidikan inklusif yang menggembirakan. Proposal bantuan juga pernah diajukan hingga ke Jakarta melalui LAZISMU PP Muhammadiyah. Meskipun sampai saat ini belum ada respons lebih lanjut, saya meyakini bahwa setiap ikhtiar baik akan menemukan jalannya sendiri.

Saya optimis SD MUFIDA akan menjadi sekolah unggulan di bawah kaki Gunung Slamet. Semangat para penggeraknya begitu kuat dalam menggerakkan dan menggembirakan dakwah melalui pendidikan. Salah satu inspirasi terbesarnya adalah sosok Kanaya, murid berkebutuhan khusus yang mampu menunjukkan prestasi dan talenta luar biasa.

Kisah Kanaya menjadi bukti bahwa anak berkebutuhan khusus bukanlah anak yang harus dipandang sebelah mata. Mereka memiliki potensi besar apabila diberikan ruang, kasih sayang, dan kesempatan untuk berkembang. Semangat ini sejalan dengan program GEMBIRAMU yang digagas Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah di bawah koordinasi Dien Malik, serta didukung oleh INOVASI dari The Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia.

Insyaallah, program ini akan memberikan dampak positif bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menggali potensi terbaik mereka demi masa depan yang lebih menggembirakan.

Dari kaki Gunung Slamet, Kanaya telah mengajarkan kepada kita semua bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menjadi cahaya bagi sesama.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Humaniora

Sedekah Sumber Berkah  Oleh: Sringatin  Sedekah merupakan kata yang tidak asing lagi di ....

Suara Muhammadiyah

4 May 2024

Humaniora

Menjaga Rumah Besar dengan Adab dan Hikmah Dalam perjalanan dakwah dan pengabdian, seorang pengurus....

Suara Muhammadiyah

27 December 2025

Humaniora

Toko Warisan  Cerpen Imamuzzaman Siddiqi Saat Azar pensiun dia berniat pulang ke kota asal da....

Suara Muhammadiyah

12 December 2025

Humaniora

In Memoriam: Nada yang Tak Pernah Padam Warisan Rustam Efendy Rasyid Oleh Haidir Fitra Siagian Ka....

Suara Muhammadiyah

29 October 2025

Humaniora

Hutan Lindung dalam Islam: Pelajaran dari Konsep Hima Nabi Muhammad SAW Oleh: Hening Parlan, Wakil ....

Suara Muhammadiyah

10 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah