Kebertahanan Muhammadiyah karena Konsisten Menyemai Kemaslahatan Tanpa Membeda-bedakan

Suara Muhammadiyah

30 November 2025

924
Dr H Muhammad Busyro Muqoddas, SH., MHum. Foto: Cris

Dr H Muhammad Busyro Muqoddas, SH., MHum. Foto: Cris

BANDONGAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Busyro Muqoddas mengajak untuk bersyukur atas usia 113 Muhammadiyah. Ajakan ini disampaikan saat Tabligh Akbar Milad 113 Muhammadiyah di kompleks SMK Muhammadiyah Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad (30/11).

"Kita lebih baik bersyukur, daripada berbangga. Berbangga kalau berlebih-lebihan itu, Allah sangat tidak menyukainya," tegasnya.

Kesyukuran ini sangat penting untuk diekspresikan. Terlebih lagi, Muhammadiyah sampai detik sekarang masih tetap bertahan dan terjaga eksistensi dakwahnya di masyarakat.

"Alhamdulillah Muhammadiyah itu organisasi Islam yang bisa bersatu terus," terangnya.

Dibentangkan Busyro, ada beberapa hal yang mendasarinya. Pertama, kebertahanan Muhammadiyah karena ditopang dengan keimanan yang kuat. "Iman yang cerdas, cerdasnya pakai ilmu. Maka di Muhammadiyah ada Islam Berkemajuan," ujarnya.

Dengan kekuatan keimanan itulah, sambung Busyro, Muhammadiyah mampu berkiprah di segala bidang kehidupan. "Tidak hanya pendidikan dan kesehatan, tapi juga ada UMKM. Kehadiran Muhammadiyah itu memberi manfaat sebanyak-banyaknya tanpa membeda-bedakan," tekannya.

Itulah konsistensi Muhammadiyah. Poin kedua ini diterangkan Busyro, Muhammadiyah selalu menjaga konsistensinya sejak zaman dahulu sampai sekarang. Yang ketiga, mengaktualisasikan dalam amal konkret.

"Yang dijiwai oleh keimanan, ilmu, dan ujungnya amal," bebernya. "Modal pokoknya itu selama ini," imbuhnya.

Ke depan, Busyro mendorong Muhammadiyah perlu menyiapkan generasi penerus yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.

"Yang tetap berpegang iman, ilmu, yang diwujudkan dalam amal. Sebab esensi iman itu tidak ada gunanya kalau tanpa amal. Amal akan lebih bagus kalau pakai ilmu," jelasnya.

Menurut Busyro, variabel tersebut di atas tidak akan pernah bisa dipisahkan dari denyut nadi kehidupan generasi penerus Muhammadiyah.

"Kita siapkan generasi penerus dengan tiga modal tersebut," tukasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah 08 Semarang menorehkan prestasi membanggakan. Tempo l....

Suara Muhammadiyah

25 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen kembali menunjukkan kualitasnya sebagai ....

Suara Muhammadiyah

23 June 2026

Berita

PCM Kenjeran Beri 'Investasi Akhirat' Rp 25 Juta untuk Pembebasan Lahan AUM Pendidikan di PCM Jamban....

Suara Muhammadiyah

18 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Indonesia sebagai negara yang rawan terjadinya bencana alam, ....

Suara Muhammadiyah

23 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar wisuda kelima pr....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah