Khutbah Jum’at: Karakter Bangsa Unggul

Suara Muhammadiyah

1 October 2026

306
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Khutbah Jum’at: Karakter Bangsa Unggul

 Oleh: Muhammad Julijanto, Sekretaris PDM Wonogiri

الحَمْدُ ِللهِ الَّذِى اَمَرَنَا بِالْعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَائِيْتَاءِذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ لِيُخْرِجَنَا مِنَ الضُّلُمَاتِ اِلَى النُّوْرِ وَيَجْعَلَنَا مِنْ خَيْرٍ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهِ وَاحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ, اَفْضَلِ الْخَلْقِ وَ الْمَخْلُوْقَاتِ. اَمَّابَعْدُ.

فَيَااَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ حَيْثُ مَاكُنْتَ وَاتْبِعُوا السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقُوا النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْعَضِيْمِ: اَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. 

Jama’ah jum’ah yang dirahmati Allah Yang Berbahagia

Keimanan merupakan kekuatan yang mampu menyangga dan menyelamatkan hidup seseorang hamba. Keimanan pulalah yang bisa mengantarkan seseorang berbenam kebaikan, perbaikan dan kesuksesan. 

Keimanan merupakan dimensi spiritual dan bersifat kualitatif, tidak terlihat ukuran dan volumenya, tetapi mempunyai dampak yang luar biasa terhadap sendi sosial kemasyarakatan. Jika lemahnya keimanan merasuk pada para pengambil kebijakan, maka akan bangkrut dan hancur bangsa ini.

Jama’ah shalat jum’ah Tamu Undangan Allah Yang Berbahagia

Bagaimana keimanan dapat mempengaruhi maju mundurnya suatu bangsa?. Keimanan berasal dari kata iman yang menurut bahasa adalah percaya, menurut istilah sesuatu yang diyakini dalam hati, diikrarkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan anggota badan.

Keimanan adalah dasar dari semua dasar dalam beragama, bermasyarakat dan berbangsa. Keimanan mengantarkan pada kita sifat muqarabah, yaitu keberadaan Allah Swt sangat ada dan mengawasi semua aktivitas kita. Karena iman yang kuat, akan menjaga setiap individu untuk tidak melakukan kerusakan, menghindari segala bentuk kemaksiatan.

Ketika keimanan seseorang itu baik, maka akan baik juga akhlaknya, sehingga ketika akhlak seseorang baik, maka akan baik juga semua yang dilakukannya. Dari sini, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ketika keimanan seseorang baik, semua tentu akan berjalan dengan baik. Dia bisa memperbaiki keburukan-keburukan yang telah dilakukan di masa lalu, dan menuju kesuksesan. Begitu juga dengan sebuah bangsa, sukses tidaknya dalam pembangunan, maju tidaknya sebuah bangsa itu tergantung pada penduduknya. Bagaimana moral building atau karakter rakyatnya dalam berakhlak.

Ada sebuah hadis yang mengatakan tegaknya suatu negara tergantung wanitanya. Kalau disadari kedudukan wanita adalah akan menjadi ibu dan ibu yang akan mendidik anak-anak tumbuh menjadi manusia sempurna menjadi insan yang berakhlak mulia dan hasil didikannya adalah menjadi sumber insani pembangun bangsa tersebut. Apabila hasil pendidikan itu berkarakter, berakhlak dan beriman, maka dengan otomatis akan berbuat dan menjunjung dan melaksanakan ajaran agama dan melaksanakan ketentuan hukum dengan seadil-adilnya, kekuatan dan kesejahteraan bangsa akan bisa terwujud. 

Salah satu upaya untuk mengatrol fungsi keimanan dalam realitas kehidupan adalah dengan pendidikan dan pembelajaran etika moral dan akhlak. Pendidikan karakter bangsa memang harus ditanamkan sejak dini. Sekalipun hasil pendidikan juga tidak menjadi jaminan akan menjaga seseorang tetap konsisten dan berkarakter hingga kakaken-ninentinen menjadi guru bangsa. Tetapi paling tidak sudah ada bekal yang ditanamkan sejak awal.

Jama’ah shalat jum’ah Tamu Undangan Allah Yang Berbahagia

Sebagaimana Allah Swt berfirman dalam surat Al Mu’minun [23]: 1-11

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ -١- الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ -٢- وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ -٣- وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ -٤- وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ -٥- إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ -٦- فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاء ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ -٧- وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ -٨- وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ -٩- أُوْلَئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ -١٠- الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ -١١-

 “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, dan orang yang menunaikan zakat, dan orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki;  maka sesungguhnya mereka tidak tercela. Tetapi barangsiapa mencari di balik itu (zina, dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya, serta orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya”.

Semoga moral etika anak bangsa terkoreksi, tersadarkan diri tentang tingkah polah dalam perilaku individu, perilaku kolektif, dan perilaku berbangsa dan bernegara menjadi tata kehidupan yang penuh arti, menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kebersamaan, dan kesejahteraan bersama baik rakyat maupun pemimpinnya. Sehingga akan membentuk ketaatan beragama tidak hanya sekadar diukur berdasarkan indikator keteraturan pengamalan ritual keagamaan, bukan merujuk kepada sikap dan perilaku yang merepresentasikan nilai-nilai moral luhur yang perennial yang ada di balik ritual tersebut. Ketaatan beragama tercermin dalam sikap dan perilaku dalam kehidupan di tengah masyarakat. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi yang lain.

بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِى وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلاَيَاتِ وَ الذِكْرِ اْلحِكِيمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَمِنْ كُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ        

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا 

اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ 

Sumber: Majalah SM Edisi 14/2026


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Khutbah

Oleh: Wahjudin, Kader Muhammadiyah Podosari Kesesi Pekalongan الْحَمْدُ لِلَّهِ ا�....

Suara Muhammadiyah

15 January 2026

Khutbah

Khutbah Jum'at: Membuka Pintu Surga Oleh: Saidun Derani, aktivis PWM Banten 2022-2027 Khutbah I �....

Suara Muhammadiyah

24 September 2026

Khutbah

Oleh: M Husnaini. Dosen Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia. Anggota Majelis Tarj....

Suara Muhammadiyah

19 September 2024

Khutbah

Oleh: Ihsan Nursidik Kader Muhammadiyah Jawa Barat   اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ ح�....

Suara Muhammadiyah

9 May 2024

Khutbah

Takwa, Jalan Kemudahan Hidup Oleh: Alfarabi, Dosen STIKes Muhammadiyah Bojonegoro اَلْـحَم....

Suara Muhammadiyah

12 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah