BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Kantor Layanan (KL) PPMTQ Al-Ijtihad Sirau kembali menegaskan watak gerakan LAZISMu sebagai filantropi Islam berkemajuan dengan meraih Penghargaan Program Pemberdayaan Paling Inovatif pada ajang LAZISMu Banyumas Award 2025, yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) LAZISMu Banyumas di Aula Abu Dardiri PDM Banyumas, Ahad (28/12/2025).
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi gerakan pemberdayaan ekonomi produktif berbasis pesantren. Melalui pengelolaan unit-unit usaha pertanian (padi, sayur, budidaya cabai sistem green house dan non green house), peternakan (domba dan entok), perikanan, hingga usaha penunjang seperti laundry, toko, dan kantin, pesantren tidak hanya membina santri secara spiritual, tetapi juga menyiapkan fondasi kemandirian ekonomi umat.
Ketua KL LAZISMu PPMTQ Al-Ijtihad Sirau, Tukiran menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan amanah untuk terus menguatkan peran LAZISMu sebagai gerakan pemberdayaan. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah harus ditransformasikan dari sekadar bantuan menjadi kekuatan kemandirian ekonomi umat.
“Dari pesantren, kami berikhtiar membangun swasembada pangan dan kemandirian umat agar dakwah Muhammadiyah benar-benar berdampak nyata,” ujarnya.
Ketua PDM Banyumas, Drs HM Djohar, MPd., menegaskan, LAZISMu memiliki peran strategis dalam memperkuat dakwah Muhammadiyah. Filantropi Islam, menurutnya, harus mampu menjadi instrumen perubahan sosial. "Yang menumbuhkan kemandirian, memperluas kebermanfaatan, dan menguatkan daya tahan umat dalam menghadapi tantangan zaman," katanya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Assoc Prof Dr H Ibnu Hasan, MSI., menekankan tentang totalitas, keikhlasan, dan konsistensi dalam berkhidmat di Persyarikatan, termasuk melalui LAZISMu merupakan kunci keberhasilan gerakan Muhammadiyah dalam membangun peradaban.
Pada sesi penyerahan penghargaan, Assoc Prof Dr Hj Zakiyah, MSI., menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima dan berharap capaian tersebut menjadi pemantik semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat inovasi program, serta memperluas dampak nyata bagi masyarakat. (Tarqum)

