Konsolidasi Menjadi Kunci Keberhasilan Menjalani Bisnis Ekonomi

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

1012
Prof Dr Haedar Nashir, MSi memberikan arahan saat Simposium Al-Maun di SM Tower Malioboro Yogyakarta. Foto: Cris

Prof Dr Haedar Nashir, MSi memberikan arahan saat Simposium Al-Maun di SM Tower Malioboro Yogyakarta. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, saat ini Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PP Muhammadiyah sudah saatnya melakukan lompatan-lompatan besar dalam menyongsong perkembangan ekonomi umat di era global.

Hal itu disampaikan saat Simposium Al-Maun Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PP Muhammadiyah bersama Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis PP Muhammadiyah di SM Tower Malioboro Yogyakarta, Senin (11/8).

“Nah di bisnis, Majelis Ekonomi juga harus belajar, buka pintunya, berijtihad ke situ,” katanya yang didampingi Ketua MEBP PP Muhammadiyah Arif Budimanta dan Ketua LKKS PP Muhammadiyah, yang juga Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Fajar Riza Ul Haq.

Haedar meminta agar Majelis Ekonomi mesti bergerak dengan dinamika yang terjadi. Dan yang terpenting, jangan sampai alergi dengan gempuran kritikan dari pihak luar.

“Majelis Ekonomi jangan takut terhadap banyak kritik. Oke terima kritik, tapi terus dipertimbangkan. Dan ada hasilnya nanti,” sebutnya.

Dipertegaskan Haedar, bahwa menjadi besar (pengusaha) tidak sekali jadi. “Semua melalui proses,” katanya. Tetapi, ada yang memang diberi jalan lebih cepat, ada pula yang harus menempuh jalan panjang dengan kerja keras dan ketekunan.

“Yang penting, kita konsisten, berjuang, ikhtiar, dan tidak berhenti belajar,” tegasnya.

Hal terpenting lagi ditekankan Haedar, konsolidasi untuk menguatkan jaringan ekonomi Muhammadiyah. “Konsolidasikan apa yang kita miliki. Konsolidasinya dipentingkan di situ,” ujarnya.

Ketika hal demikian sudah terpatri kuat, langkah selanjutnya adalah berani melangkah lebih jauh dengan mulai membangun dan mengelola usaha-usaha bisnis. Yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberi manfaat bagi umat dan masyarakat luas.

“Kita dorong orang-orang kelas menengah untuk kemudian mereka bisa menjadi pebisnis, menjadi orang yang kaya, orang yang berpunya, untuk jadi saudagar, pedagang, bila perlu konglomerat juga. Tapi konglomerat yang religius,” tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah – Provinsi Gorontalo kembali mencatat sejarah penting dalam perg....

Suara Muhammadiyah

5 September 2025

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - M. Febri Aryono, M.Pd.I, Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

4 January 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Guna membantu pemerintah untuk menuntaskan wajib  belajar dan me....

Suara Muhammadiyah

10 August 2026

Berita

Sampaikan Tabligh Akbar dalam Gerakan Sholat Subuh Berjamaah UMY YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - M....

Suara Muhammadiyah

13 November 2023

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhamamdiyah – Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI....

Suara Muhammadiyah

29 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah