Kolaborasi 'Aisyiyah dan Kementerian UMKM, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Publish

22 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
492
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia terkait Pembinaan dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Perempuan.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Kementerian UMKM RI, Arif Rahman Hakim, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, dalam pembukaan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (20/10).

Arif Rahman Hakim menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan jumlah usaha yang naik kelas dari 3,06 persen menjadi 3,3 persen pada tahun 2029, atau sekitar 400 ribu pelaku usaha yang diharapkan dapat bertransformasi ke jenjang lebih tinggi. Selain itu, pemerintah juga menargetkan pertumbuhan wirausaha baru sebanyak 1,2 juta orang dalam lima tahun ke depan.

“Para pelaku usaha mikro sudah menghadapi banyak tantangan. Karena itu, pendekatan pemberdayaan harus dilakukan secara kolaboratif dan lintas sektor,” ujar Arif.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pendampingan legalitas, perlindungan usaha mikro, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan kemitraan, pemasaran, pembiayaan, pengembangan kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, serta sosialisasi dan publikasi program bersama.

Salmah menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan organisasi perempuan dalam menguatkan ekonomi masyarakat berbasis keadilan dan keberlanjutan.

“‘Aisyiyah memiliki jaringan kuat hingga akar rumput melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi perempuan. Kerja sama ini akan memperkuat upaya kami dalam mendampingi pelaku usaha perempuan agar lebih berdaya, terlindungi secara hukum, dan mampu naik kelas,” ujar Salmah.

Salmah berharap, kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi perempuan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa pemberdayaan ekonomi adalah bagian dari dakwah kemanusiaan yang menjadi ruh gerakan ‘Aisyiyah. 

"‘Aisyiyah dan Kementerian UMKM berkomitmen memperluas akses pelatihan serta kemitraan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro perempuan di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Turut hadir jajaran Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah yakni, Ketua PP ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar, Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochima, Bendahara Umum PP ‘Aisyiyah, Dyah Suminar; serta Sekretaris PP ‘Aisyiyah Diyah Puspitarini. (Suri/Anggi)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MELBOURNE, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Australia meng....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Koperasi Al Mabrur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap mem....

Suara Muhammadiyah

4 March 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sejalan dengan Visi Besar Pemuda Muhammadiyah pasca Muktamar XVIII yan....

Suara Muhammadiyah

21 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Konsep keluarga sakinah dalam pandangan ‘Aisyiyah ternya....

Suara Muhammadiyah

30 October 2025

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Untuk pertama kalinya, dua ormas Islam terbesar di Indonesia, Muham....

Suara Muhammadiyah

3 November 2025