Kolaborasi 'Aisyiyah dan Kementerian UMKM, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Suara Muhammadiyah

22 October 2025

775
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia terkait Pembinaan dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Perempuan.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Kementerian UMKM RI, Arif Rahman Hakim, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, dalam pembukaan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (20/10).

Arif Rahman Hakim menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan jumlah usaha yang naik kelas dari 3,06 persen menjadi 3,3 persen pada tahun 2029, atau sekitar 400 ribu pelaku usaha yang diharapkan dapat bertransformasi ke jenjang lebih tinggi. Selain itu, pemerintah juga menargetkan pertumbuhan wirausaha baru sebanyak 1,2 juta orang dalam lima tahun ke depan.

“Para pelaku usaha mikro sudah menghadapi banyak tantangan. Karena itu, pendekatan pemberdayaan harus dilakukan secara kolaboratif dan lintas sektor,” ujar Arif.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pendampingan legalitas, perlindungan usaha mikro, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan kemitraan, pemasaran, pembiayaan, pengembangan kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, serta sosialisasi dan publikasi program bersama.

Salmah menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan organisasi perempuan dalam menguatkan ekonomi masyarakat berbasis keadilan dan keberlanjutan.

“‘Aisyiyah memiliki jaringan kuat hingga akar rumput melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi perempuan. Kerja sama ini akan memperkuat upaya kami dalam mendampingi pelaku usaha perempuan agar lebih berdaya, terlindungi secara hukum, dan mampu naik kelas,” ujar Salmah.

Salmah berharap, kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi perempuan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa pemberdayaan ekonomi adalah bagian dari dakwah kemanusiaan yang menjadi ruh gerakan ‘Aisyiyah. 

"‘Aisyiyah dan Kementerian UMKM berkomitmen memperluas akses pelatihan serta kemitraan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro perempuan di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Turut hadir jajaran Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah yakni, Ketua PP ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar, Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochima, Bendahara Umum PP ‘Aisyiyah, Dyah Suminar; serta Sekretaris PP ‘Aisyiyah Diyah Puspitarini. (Suri/Anggi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Gedung Kantor Muhammadiyah Ranting Mertoyudan Kab Magela....

Suara Muhammadiyah

3 March 2024

Berita

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah - Monitoring and Gathering Eco Bhinneka Muhammadiyah regional Banyuwa....

Suara Muhammadiyah

9 May 2024

Berita

BLANGPIDIE, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) me....

Suara Muhammadiyah

13 June 2026

Berita

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyemarakkan kegiatan Amaliyah Ramadan 1447 H, Pimpinan ....

Suara Muhammadiyah

12 March 2026

Berita

ACEH, Suara Muhammadiyah - Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) membuka program st....

Suara Muhammadiyah

22 July 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah