Komdigi dan UMY Perkuat Literasi Digital dan Budaya Digital Sehat

Publish

17 November 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
339
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah maraknya disrupsi informasi dan penyebaran hoaks, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar program Indonesia GOID Goes to Campus di Ruang Amphitheater E8 UMY, Rabu (12/11). Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi digital mahasiswa, membekali mereka dengan kemampuan berpikir kritis, etika bermedia, dan kesadaran akan peran sebagai penentu arah budaya digital bangsa.

Direktur Informasi Publik Komdigi, Dr. Nursodik Gunarjo, M.Si., menyampaikan bahwa masa depan digital Indonesia tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan kebijakan, tetapi juga melalui kesadaran serta integritas generasi muda. Ia menekankan pentingnya literasi digital sebagai fondasi kehidupan sosial dan bernegara, bukan sekadar kemampuan teknis menggunakan gawai atau media sosial.

“Kita tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Generasi muda harus menjadi penentu arah budaya digital bangsa dengan mengisi ruang publik secara positif, kreatif, dan berdaya guna,” ujar Nursodik.

Ia juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi masyarakat digital Indonesia, seperti disinformasi, ujaran kebencian, serta penyalahgunaan data pribadi. Untuk itu, Komdigi menekankan penguatan empat dimensi literasi digital: Keterampilan digital, keamanan digital, budaya digital, dan etika digital.

Melalui portal Indonesia.go.id, Komdigi berupaya menyediakan ruang informasi yang kredibel dan mencerahkan. Namun, Nursodik menegaskan, kanal informasi saja tidak cukup. Ruang digital harus terus diisi dengan ide dan konten bermakna yang lahir dari kampus dan komunitas intelektual muda.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UMY, Prof. Dr. Zuly Qodir, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam gerakan literasi digital nasional. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, tak bisa dilepaskan dari tanggung jawab moral.

“Dunia digital bisa menjadi ‘nabi baru’. Tapi jika kita tidak bijak, ruang itu justru bisa membawa pada penyimpangan. Gunakan jari-jemari Anda untuk hal-hal yang bijaksana dan bermakna,” pesan Zuly di hadapan ratusan mahasiswa.

Dengan agenda ini, UMY dan Komdigi berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga beretika dan berdaya cipta, sehingga mampu menuntun arah budaya digital Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (ID)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Prodi Ekonomi Syariah UM Bandung sukses mengadakan Seminar Inter....

Suara Muhammadiyah

27 May 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Mengejawantahkan dakwah di era digitalisasi seperti sekarang ini....

Suara Muhammadiyah

23 June 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Prestasi gemilang kembali diraih oleh Kontingen SD Muhammadiyah 24 Jak....

Suara Muhammadiyah

15 March 2024

Berita

BANDAR LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Konflik di Palestina telah berlangsung selama bertahun-tahun da....

Suara Muhammadiyah

17 October 2023

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut Kota....

Suara Muhammadiyah

14 January 2025