Layanan Kesehatan dan Psikososial untuk Pengungsi di Aceh

Suara Muhammadiyah

4 March 2024

1808
Lazismu dan MDMC Aceh bergerak berikan layanan kesehatan dan psikososial untuk masyarakat pengungsi setempat (2/3).

Lazismu dan MDMC Aceh bergerak berikan layanan kesehatan dan psikososial untuk masyarakat pengungsi setempat (2/3).

PIDIE, Suara Muhammadiyah - Menyambut Ramadan, LAZISMU dan MDMC Aceh menyelenggarakan layanan Kesehatan dan Psikososial untuk warga Desa Kulam dan Pengungsi Rohingya di Pidie. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh memberikan layanan Kesehatan gratis di Masyarakat Kulam, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie pada Sabtu (2/3). 

Kegiatan ini melibatkan Lazismu sebagai lembaga pengumpul dana, MDMC sebagai leading sektor utama kegiatan kemanusiaan, dan tim medis yang terdiri dari Dokter Spesialis Anak, Dokter Umum, dan Perawat untuk layanan kesehatan. Selain itu juga melibatkan Psikososial dari Fakultas Psikologi dan Manajemen Bencana Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), serta organisasi-organisasi otonom Muhammadiyah tingkat wilayah. 

Ketua MDMC Aceh Musliadi M Tamin menjelaskan bahwa kegiatan ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu layanan Kesehatan di Gampong Kulam dan di lokasi pengungsian Rohingya, serta kegiatan Psikososial untuk anak-anak di pengungsian. 

"Kegiatan layanan kesehatan dan psikososial gratis hari ini mendapat sambutan antusias dari warga Gampong Kulam, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, dan Pengungsi Rohingya. Harapannya, kegiatan ini bermanfaat bagi mereka, dan sepenuhnya disponsori oleh LAZISMU Jawa Tengah," ujar Musliadi. 

Ketua LAZISMU Aceh Firdaus D. Nyak Idin juga mengapresiasi kegiatan ini sebagai momen produktif. Ia berjanji untuk terus menggalang donasi, dan memperkuat sinergisitas dengan MDMC Aceh serta mitra lainnya. 

Firdaus dan Musliadi pun mengucapkan terima kasih kepada warga Jawa Tengah yang telah mendonasikan sumbangan untuk kegiatan kemanusiaan di Aceh. Selama pelayanan kesehatan di Gampong Kulam, pasien mulai dari bayi hingga lansia dengan keluhan utama gatal-gatal, termasuk pengungsi Rohingya yang didominasi oleh anak-anak dengan keluhan serupa serta batuk pilek pada orang dewasa. 

Kegiatan psikososial melibatkan anak-anak usia 3–15 tahun dengan berbagai kegiatan seperti permainan kartu emosi, menggambar, mewarnai, melempar bola dalam keranjang, dan bermain bola. 

Wakil Ketua Pimpinan Muhammadiyah Aceh M. Yamin juga hadir dalam kegiatan ini. Ia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak yang membantu keberhasilan kegiatan pengobatan gratis dan psikososial. Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat dijadwalkan sebagai agenda rutin di masa mendatang. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menggelar pelepasan Mahasisw....

Suara Muhammadiyah

12 January 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah saat ini berada dalam pusaran Ideologi dan dinamika kehidup....

Suara Muhammadiyah

18 March 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Puluhan warga Muhammadiyah di sekitar SMP Negeri 26 Solo melaksanak....

Suara Muhammadiyah

18 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setiap hal yang dituju, niscaya melewati jalan terjal dan menantang....

Suara Muhammadiyah

16 February 2026

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ginting Baharudin Putra, mahasiswa Program studi Pendidikan Jasmani ....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah