Lazismu Hadirkan Suara Harapan untuk Karan

Suara Muhammadiyah

9 October 2025

665
Istimewa

Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Berbagai jenis suara yang sampai ke telinganya tak pernah benar-benar berbunyi. Gelombang suara yang merambat hanya meninggalkan kesunyian. Enam tahun Karan hidup dalam diam tanpa suara yang bisa didengar. Indera pendengarannya tak berfungsi normal.

Karan, bocah asal Cilongok, berharap hidupnya dapat merasakan getaran dan bunyi, seperti anak seusianya.  Harapan itu akhirnya terwujud, Ia bisa mendengar suara dalam dunia penuh warna. Pasalnya, Lazismu Banyumas memberikan bantuan berupa alat bantu dengar pada Kamis, 09 Oktober 2025.

Melalui program kesehatan, Lazismu menyerahkan alat bantu dengar di di Audiotune Purwokerto, yang disaksikan langsung oleh Irfan Awaludin, Penanggung Jawab Program Kesehatan Lazismu Banyumas, serta Daniar Rifaldi, Manajer Penghimpunan.

Karan datang bersama ibu dan neneknya, haru menyaksikan momen pertama ia mulai merespons suara di sekelilingnya. Sejak lahir, Karan hanya mampu menangkap suara dengan frekuensi tinggi, sementara sisanya hanyalah hening.

Di saat kelemahan alat Indera ada dalam dirinya, semangatnya untuk bersekolah dan berinteraksi dengan teman-teman sebayanya tak pernah padam. Kini, dengan alat bantu dengar yang telah disesuaikan dengan ukuran telinganya, Ia selangkah lebih dekat menuju kehidupan yang lebih normal.

Manajer Penghimpunan Lazismu Banyumas, Daniar Rifaldi, mengatakan, bahwa alat bantu dengar senilai Rp 28 juta terwujud setelah menggalang dana selama satu bulan. “Dukungan masyarakat Banyumas untuk berpartispasi dan berdonasi menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dapat mengubah hidup seseorang,” ujarnya.

Ini bukan sekadar alat, melainkan suara harapan bagi Karan dan keluarganya, kata Daniar. Lazismu Banyumas, kata dia, berharap ada semakin banyak anak dengan keterbatasan fisik ydapat memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan belajar seperti anak-anak lainnya.

Ani Puji Astuti,  orang tua Karan menyampaikan terima kasih kepada donatur Lazismu yang telah membantu Karan. “Karan sudah bisa menggunakan alat bantu dengar ini, dan bisa mendengar agar bisa belajar lebih jauh lagi sehingga memudahkannya untuk bersosialisasi,” pungkasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BATU HALU, Suara Muhammadiyah - Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Cen....

Suara Muhammadiyah

4 January 2026

Berita

KEMBARAN, Suara Muhammadiyah – Dalam suasana penuh khidmat, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM....

Suara Muhammadiyah

23 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi (S3) Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia di Sekolah Pasca....

Suara Muhammadiyah

21 April 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ditunjuk menjadi tuan rumah Pem....

Suara Muhammadiyah

2 April 2024

Berita

Co-Host The 7th Borobudur International Symposium (BIS) dan the 3rd Interconnects 2025 MAGELANG, Su....

Suara Muhammadiyah

11 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah