SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar rapat pengurus jelang pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II yang akan diselenggarakan pada 29–31 Januari 2026. Rapat pimpinan ini diikuti oleh seluruh pengurus LDK PP Muhammadiyah dan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom.
Rapat tersebut membahas tiga agenda penting yang direncanakan menjadi fokus utama dalam Rakornas II mendatang, yakni Penganugerahan Insan Dakwah untuk Negeri, Launching SidakMU, serta pembahasan program strategis LDK ke depan, salah satunya pemantapan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi para dai komunitas Muhammadiyah.
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, dalam arahannya menegaskan pentingnya komitmen dan tanggung jawab seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Ia berharap seluruh jajaran pengurus dapat bekerja secara optimal dan bersinergi demi menyukseskan Rakornas II sebagai momentum strategis konsolidasi dakwah komunitas Muhammadiyah secara nasional.
“Rakornas II ini menjadi forum penting untuk memperkuat peran dan arah dakwah komunitas Muhammadiyah agar semakin terstruktur, berdampak, dan berkelanjutan,” ujar Muchamad Arifin.
Kepada Suara Muhammadiyah, Arifin menambahkan, Rakornas II nantinya direncanakan akan dihadiri oleh perwakilan pengurus LDK tingkat wilayah se-Indonesia, serta beberapa perwakilan pengurus LDK tingkat daerah yang ditunjuk secara khusus.
Suhardin, Sekretaris LDK PP Muhammadiyah menyampaikan, rapat berjalan dengan baik, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai bagian dari ikhtiar kolektif dalam menyukseskan agenda Rakornas II.
Sementara itu, Kamarul Zaman yang mendapat amanah sebagai Ketua Panitia Rakornas II menjelaskan gambaran umum pelaksanaan kegiatan. Rakornas II direncanakan akan digelar di Semarang, bertempat di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), dengan rangkaian kegiatan yang difokuskan pada penguatan koordinasi, evaluasi program, serta perumusan arah strategis dakwah komunitas ke depan.
Melalui Rakornas II ini, LDK PP Muhammadiyah juga menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan dan pemerataan dakwah komunitas, khususnya ke wilayah-wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).
Dakwah komunitas diharapkan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi hadir secara nyata di tengah masyarakat yang memiliki keterbatasan akses secara geografis, sosial, maupun ekonomi. Dengan penguatan kapasitas dai komunitas serta sinergi lintas wilayah, Muhammadiyah berikhtiar menghadirkan dakwah Islam Berkemajuan yang mencerahkan dan membumi hingga ke pelosok negeri.

