LEGACY 2026 Jadi Simbol Penguatan Pendidikan Generasi Masa Depan

Suara Muhammadiyah

27 May 2026

245
Istimewa

Istimewa

MALANG, Suara Muhammadiyah — Proses pengukuhan kelulusan siswa SD ‘Aisyiyah Kamila dan SD Muhammadiyah 4 Kota Malang berlangsung khidmat di Aula Rumah Singgah UIN Maliki Lantai 4, Kamis (21/5). Kegiatan ini dikemas dalam agenda bertajuk LEGACY 2026, yang menjadi simbol peneguhan peran pendidikan dalam menyiapkan generasi masa depan.

Acara tersebut dihadiri Ketua Dikdasmen PCM Lowokwaru Dr. Muhson Aziz, M.Pd, Sekretaris PDM Kota Malang Lutfi J Kurniawan, S.Sos, Wakil Ketua PDA Kota Malang Hj. Uzlifah, S.S serta Wakil Rektor 3 UIN MALIKI Prof. Triyo Suprayitno, yang memberikan stadium general bertema “Mewujudkan Generasi Berakhlakul Karimah untuk Indonesia Berkemajuan.”

Momentum kelulusan ini tidak sekadar menjadi seremoni pelepasan siswa kelas enam, tetapi juga refleksi atas proses panjang pendidikan dasar yang telah dilalui. Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti jalannya acara, di tengah harapan besar terhadap masa depan para lulusan.

Ketua Dikdasmen PCM Lowokwaru, Dr. Muhson Aziz, M.Pd, menegaskan bahwa kelulusan di jenjang sekolah dasar merupakan fase penting dalam perjalanan pendidikan anak.

 “Kelas enam adalah akhir dari proses pendidikan dasar dan awal untuk pendidikan pada jenjang berikutnya. Ini bukan sekadar perpisahan, tetapi awal dari perjalanan yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan LEGACY menjadi wujud rasa syukur para pendidik atas proses panjang dalam mendidik siswa.

>“Bagi para guru dan tenaga kependidikan, LEGACY adalah bentuk kesyukuran setelah melalui proses mendidik yang panjang. Semoga menjadi amal jariah,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhson juga menyoroti pentingnya peran orang tua di tengah tantangan era digital. Ia mengingatkan agar orang tua tidak lengah dalam mendampingi anak. 

 “Jangan sampai masa depan anak-anak direbut oleh media sosial akibat kurangnya engagement antara orang tua dan anak. Orang tua adalah madrasah pertama dan utama yang harus meletakkan fondasi nilai-nilai agama dan kehidupan.”

Menurutnya, pendekatan persuasif perlu dikedepankan agar orang tua dapat menjadi konsultan utama bagi anak dalam menghadapi dinamika kehidupan.

 “Prinsip hidup berdasarkan nilai-nilai agama menjadi sangat penting untuk mempersiapkan anak-anak dalam mengarungi masa depan,” tegasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Ketua PCM Lowokwaru H. Mulyani, S.P, menegaskan bahwa LEGACY merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam mengawal alumni hingga ke jenjang pendidikan tinggi, sehingga pembinaan & pendampingan tidak berhenti pada saat kelulusan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Prodi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Univeritas Muhammadiyah Prof.....

Suara Muhammadiyah

30 July 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan keg....

Suara Muhammadiyah

19 January 2024

Berita

Tokoh agama, pemerintah, masyarakat adat, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil mendeklarasikan....

Suara Muhammadiyah

30 July 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pu....

Suara Muhammadiyah

6 March 2024

Berita

Ajak Hamka Muda Isi Liburan dengan Aktif dan Produktif di Masyarakat JAKARTA, Suara Muhammadiyah - ....

Suara Muhammadiyah

9 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah