Luncurkan EMPOWER, UMS Peduli Kesehatan Mental Dosen dan Tendik

Publish

10 June 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
71
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melalui Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSDMO) meluncurkan program EMPOWER atau Employee Mental Health & Wellbeing Center yang ditujukan untuk mendukung kesejahteraan dan kesehatan mental dosen serta tenaga kependidikan.

Pada peluncuran ini, Selasa (9/6/2026), DSDMO juga menggelar kajian dengan mengangkat tema keluarga sebagai sumber kekuatan. Dalam sambutannya, Direktur DSDMO UMS Ir. Tri Widayatno, S.T., M.Sc., Ph.D., menyebutkan bahwa kondisi keluarga memiliki pengaruh besar terhadap kinerja seseorang di lingkungan kerja.

“Kalau kita perhatikan bahwa kinerja di kampus itu sangat dipengaruhi oleh kinerja di keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan kampus tidak jarang berakar dari persoalan yang terjadi di rumah tangga. Selain itu, tekanan pekerjaan dan interaksi sehari-hari juga dapat memengaruhi kondisi psikologis setiap individu.

“Terkadang ketika kita dalami ada persoalan-persoalan di kampus, ternyata kita dapati ada persoalan-persoalan di belakangnya, salah satunya dengan keluarga,” tambahnya.

Oleh karena itu, DSDMO menghadirkan program EMPOWER sebagai wadah pendampingan dan penguatan bagi dosen serta tenaga kependidikan. Program tersebut diharapkan menjadi sarana untuk saling membantu dan menjaga kesehatan mental sivitas akademika.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV UMS Prof. Dr. dr. Em Sutrisna, M.Kes., menekankan pentingnya keluarga sebagai faktor pendukung produktivitas dan kinerja. Ia mengingatkan agar persoalan keluarga tidak menjadi hambatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di kampus.

“Jangan sampai ada masalah-masalah kinerja, ternyata ada masalah keluarga,” tegasnya.
Em juga menyampaikan bahwa UMS terus memperluas layanan kesejahteraan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui layanan kesehatan mental yaitu EMPOWER.

Ia menjelaskan bahwa selama ini UMS telah memberikan banyak layanan seperti pada kesehatan fisik dan mental. Hanya saja sebelum adanya EMPOWER, layanan untuk kesehatan mental hanya ditujukan kepada mahasiswa yaitu melalui Student Mental Health and Wellbeing Support (SMHWS).

Sementara itu, Dr. H. Khoirudin Bashori, M.Si., Psikolog., selaku pemateri menekankan bahwa keluarga yang sehat menjadi sumber kekuatan, sedangkan keluarga yang tidak harmonis dapat menjadi sumber persoalan.

“Kalau keluarga ini sehat, kalau keluarga ini bahagia, kalau keluarga ini sakinah, itu menjadi sumber kekuatan. Tapi kalau keluarga ini toksik, itu malah menjadi sumber persoalan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pembentukan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah umumnya melalui lima tahap, yakni honeymoon, adaptasi, understanding, transformasi, hingga true love (rahmah) sebagai puncak hubungan yang tulus dan tanpa syarat. (Maysali/Humas)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia, dengan kekayaan alamnya yang melimpah, sering disebut sebag....

Suara Muhammadiyah

20 March 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ) FKIP UHAMKA, Ri....

Suara Muhammadiyah

16 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) merupakan kegiatan wajib bagi ....

Suara Muhammadiyah

14 December 2024

Berita

TULANG BAWANG, Suara Muhammadiyah – Di ujung pesisir timur Tulang Bawang, semangat kaderisasi ....

Suara Muhammadiyah

21 July 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menunjukkan kepeduliannya....

Suara Muhammadiyah

27 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah