Mahasiswa Muhammadiyah Berprestasi dalam Duta Batik Riau 2026

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

303
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi di Provinsi Riau. Abdul Hakim, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Jurusan Ilmu Komunikasi Program Studi Hubungan Masyarakat angkatan 2024, berhasil meraih prestasi gemilang di ajang Duta Batik Riau 2026. Mahasiswa kelahiran Pekanbaru ini berhasil menyabet posisi Runner Up 2, sekaligus membawa pulang gelar Best Talent dan Selempang Persahabatan.

Ajang Duta Batik Riau 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Riau merupakan kompetisi tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan dan melestarikan batik sebagai warisan budaya khas Melayu Riau. Kegiatan grand final yang berlangsung di Hotel Tjokro Pekanbaru pada Sabtu, 4 Juli 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.

Abdul Hakim berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat. Mulai dari tes tertulis mengenai wawasan budaya dan pariwisata, presentasi tentang batik Riau, hingga penampilan bakat dan fashion show yang memukau. Pria yang akrab disapa Hakim ini mengaku bahwa perjalanannya di ajang tersebut tidaklah mudah.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih tiga gelar sekaligus. Ini adalah hadiah terbaik atas semua usaha dan doa yang telah saya panjatkan. Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa UMRI mampu bersaing dan memberikan yang terbaik di ajang bergengsi tingkat provinsi," ujar Abdul Hakim dengan penuh haru, saat ditemui di sela-sela kesibukannya, Selasa (21/7/2026).

Hakim yang merupakan mahasiswa penerima Beasiswa Tahfidz dari Pemerintah Provinsi Riau ini dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan kampus. Ia merupakan anggota aktif di Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Hubungan Masyarakat, di mana ia sering terlibat dalam berbagai kegiatan keilmuan dan pengabdian masyarakat. Selain itu, ia juga bergabung dalam komunitas Mahasiswa Tahfizh UMRI (MTU), sebuah wadah bagi mahasiswa penghafal Al-Qur'an di lingkungan kampus untuk saling mendukung dan memotivasi dalam menjaga hafalan serta mengikuti program-program keagamaan.

Tidak hanya aktif di dua organisasi tersebut, Hakim juga kerap dipercaya menjadi panitia di berbagai acara kampus, mulai dari seminar, workshop, hingga acara budaya dan keagamaan. Melalui program-program yang dijalankan oleh MTU, ia rutin mengikuti kegiatan muroja'ah bersama, kajian keislaman, dan aksi sosial yang menjadi agenda rutin komunitas tersebut.

"Keterlibatan saya di organisasi sangat membantu dalam mengasah soft skill dan kemampuan berkomunikasi di depan umum. Saya belajar bagaimana berbicara di depan umum, bekerja sama dalam tim, dan menghadapi berbagai macam karakter orang. Itu semua saya rasakan manfaatnya saat mengikuti ajang Duta Batik," tambahnya.

Yang menjadikan pencapaian ini semakin istimewa adalah di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa angkatan 2024 dan berbagai kegiatan kampus, Hakim tetap konsisten menjaga setoran hafalan Al-Qur'an dan mengikuti program bimbingan tahfidz yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Riau dan UMRI. Bersama komunitas MTU, ia rutin mengikuti kegiatan muroja'ah dan kajian keislaman yang menjadi program rutin komunitas tersebut. Hal ini membuktikan bahwa menjadi mahasiswa tahfidz bukanlah halangan untuk berprestasi di bidang lain, justru menjadi keberkahan tersendiri dalam setiap langkah yang diambil.

Kompetisi Duta Batik Riau sendiri dinilai tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam hal pengetahuan dan penampilan, tetapi juga menilai kepribadian, sikap, dan komitmen peserta dalam melestarikan budaya Melayu Riau. Dalam ajang ini, Abdul Hakim berhasil menunjukkan bahwa dirinya tidak hanya memiliki wawasan luas tentang batik dan budaya Riau, tetapi juga memiliki kepribadian yang ramah, komunikatif, dan berakhlak mulia. Hal tersebut menjadi alasan mengapa ia terpilih sebagai pemenang Selempang Persahabatan. Sementara itu, penampilannya dalam sesi bakat yang memukau juga membuat ia dinobatkan sebagai Best Talent.

Prestasi yang diraih oleh Abdul Hakim ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesuksesan tidak datang dengan sendirinya. Diperlukan kerja keras, doa, dan konsistensi untuk menggapai mimpi. Sebagai mahasiswa angkatan 2024, ia membuktikan bahwa usia muda dan status sebagai mahasiswa baru bukanlah penghalang untuk berprestasi. Justru, inilah saat yang tepat untuk berani mencoba, keluar dari zona nyaman, dan menunjukkan bahwa generasi muda mampu berkontribusi dalam melestarikan budaya bangsa.

Pesan yang ingin disampaikan Abdul Hakim kepada teman-teman mahasiswa lainnya, "Jangan pernah takut untuk mencoba dan bermimpi besar. Setiap perjuangan pasti ada hasilnya, asalkan kita terus berusaha dan tidak mudah menyerah. Percayalah bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang berusaha dan berdoa."

Semoga prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, aktif berorganisasi, dan membanggakan almamater tercinta. Selamat kepada Abdul Hakim, semoga sukses selalu dan terus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Riau.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada penerimaan mahasiswa b....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Hari Ahad, 11 Mei 2025 menjadi hari bersejarah bagi warga Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

12 May 2025

Berita

Universitas Muhammadiyah Prof.DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Technical Meeting kegiatan Ramadan....

Suara Muhammadiyah

19 February 2026

Berita

TASIKMALAYA, Suara Muhammadiyah - Gerakan Subuh Mengaji (GSM) yang  dilaksanakan secara daring ....

Suara Muhammadiyah

26 August 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Sejak bulan November 2019, kebun bibit dan buah Muhammadiyah Turi yang ....

Suara Muhammadiyah

3 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah