Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah Luncurkan Warkap Famuba Teaching Factory

Publish

17 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
112
Istimewa

Istimewa

SMK Muhammadiyah Lebaksiu Bersiap Jadi Sekolah Unggul

TEGAL, Suara Muhammadiyah -  Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah meluncurkan Warkap Famuba Teaching Factory, sebuah program kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kompetensi murid dan guru dalam kewirausahaan. Selain itu juga untuk meningkat kualitas pendidikan SMK yang akhirnya bisa memberikankesejahteraan bagi guru di SMK Muhammadiyah Lebaksiu.

Program ini merupakan bantuan dari Dit. SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui program Teaching factory (TeFa) Kolaboratif. Peluncuran ini dihadiri oleh Dr. M. Bakrun Dahlan, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Hendra Apriyadi, M.Pd, Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, serta para pejabat dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Andi Riswandi, M.Pd, Kepala SMK Muhammadiyah Lebaksiu, mengucapkan terima kasih atas program Teaching Factory kolaborasi ini, yang diharapkan dapat bermanfaat bagi proses pembelajaran para siswa dan masyarakat sekitar. "Program ini berupa cafe atau warkap herbal yang kita unggulkan, semoga bisa bermanfaat untuk proses pembelajaran para siswa SMK Muhammadiyah Lebaksiu dan bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar," ujarnya.

Fathin Hamam, Ketua PDM Kab Tegal, mendukung dan memberikan apresiasi atas prestasi kepala sekolah yang gerak cepat mengembangkan SMK Muhammadiyah Lebaksiu. "Saya berharap cafe ini bisa digunakan untuk kegiatan dakwah serta bisa bermanfaat untuk lingkungan," katanya.

Dr. M. Bakrun Dahlan, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan sekolah agar menjadi unggul.

"Mendorong sekolah menjadi unggul dengan salah satu kriterianya isekolah tersebut diminati masyarakat. Menjadi sekolah unggul dengan diiringi Kesejahteraan guru meningkat melalui unit-unit usaha sekolah yang bisa dikembangkan, seperti adanya cafe ini,“ujarnya.

Bakrun berharap Tefa warkap cafe ini bisa menjadi Cafe syariah, dengan nilai-nilai keagamaan berada di dalam mengelolanya. Misalnya saat sholat lima waktu ada himbauan untuk melaksanakan sholat. Bakrun juga mengarahkan agar para guru yang belum mengikuti PPG supaya profesional agar segera di daftarkan untuk mengikuti seperti yang sudah menjadi program pemerintah, dengan demikian guru yang sudah PPG/sertifikasi akan meningkat kesejahteraannya.

Bahkrun juga mengarahkan agar Warkap Famuba tidak hanya sebagai pusat bisnis, tetapi juga sebagai pusat dakwah. "Marketing unit usaha harus berjalan baik," katanya. Atas nama Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Bahkrun mendukung peluncuran Teaching Factory ini dan berharap dapat memacu semangat para guru.

Dengan peluncuran Warkap Famuba Teaching Factory, SMK Muhammadiyah Lebaksiu bersiap menjadi sekolah unggul yang diminati masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LRB - MDMC PDM Cilacap menjadi ajang....

Suara Muhammadiyah

13 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah  - “Dalam berbagai riset, partisipasi angkatan kerja teman....

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMP Ahmad Dahlan, Ch....

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Memasuki pekan pertama kegiatan Daurah Ramadhan ini MBS Putri Tarun....

Suara Muhammadiyah

21 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Setelah selesai menyelenggarakan Olimpiade Ahmad Dahlan (Olym....

Suara Muhammadiyah

5 March 2024