JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen) Pimpinan Pusat Aisyiyah bekerjasama dengan GMS Academy Singapura menggelar Training of Trainer (ToT) Penguatan Growth Mindset di Auditorium Lantai 4 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), pada 14–15 Januari 2026.
Pelatihan menghadirkan International Growth Mindset Master Coach, Prof. Djohan Yoga, sebagai narasumber / Growth Mindset Coach. Kegiatan diikuti oleh peserta dari Majelis PAUD Dasmen PP Aisyiyah, dosen UMJ, dan manajemen RS Islam Muhammadiyah di Jakarta. Selain itu, Pimpinan dan Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Hadir pula pada kegiatan ini Prof. Dr. Hj. Herwina Bahar, MA., selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ); Dr. Rohimi Zam Zam, S.Psi., SH., M.Pd., selaku Koordinator Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah PP Aisyiyah; serta Dra. Fitni Wilis, M.Pd., selaku Ketua Majelis PAUD Dasmen PP Aisyiyah.
Dalam arahanya , Dra. Fitni Wilis, M.Pd., menjelaskan bahwa melalui pelatihan ini peserta akan memperoleh sertifikat resmi International Growth Mindset dari GMS Academy Singapura.
“Pelatihan ini meningkatkan kapasitas peserta sebagai trainer bersertifikasi internasional, memperkuat kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi, serta mendorong budaya Growth Mindset dalam lingkungan pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah,” ujar Fitni.
Sejalan dengan itu, Dr. Rohimi Zamzam, M.Pd., selaku Koordinator Majelis PAUD Dasmen PP Aisyiyah, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan melahirkan para trainer yang mampu membawa perubahan, terus berkolaborasi, menyusun rencana pengembangan, dan menyebarluaskan pemahaman Growth Mindset di lingkungan pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah .
“Peserta nantinya diharapkan menjadi kelompok yang terus menerus berkolaborasi dan melakukan pengembangan serta memahamkan konsep Growth Mindset kepada para pemangku kepentingan,” tuturnya.
Pada sesi pemaparan materi , Prof. Djohan Yoga menekankan pentingnya intervensi Growth Mindset dalam dunia pendidikan. Menurutnya, siswa perlu diarahkan untuk berani menghadapi tantangan dan tidak takut mengalami kegagalan.
“Begitu siswa terlihat mau menyerah, segera dorong untuk mencoba lagi. Saat mereka mencoba lagi, berikan pujian pada prosesnya,” jelas Prof. Djohan.
Ia menambahkan bahwa guru perlu membangun pemahaman bahwa kegagalan bukan akhir, tetapi bagian penting dari proses pembelajaran.
“Kegagalan adalah peluang menuju sukses. Sukses itu adalah perjuangan,” tegasnya.
Kegiatan ToT ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya belajar adaptif di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah, terutama dalam menghadapi tuntutan pendidikan abad ke-21 yang membutuhkan karakter tangguh, kolaboratif, serta kemampuan berpikir kritis.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian sesi materi, praktik, coaching, hingga diskusi reflektif. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pendekatan Growth Mindset di lembaga pendidikan masing-masing serta menjadi agen penggerak perubahan dalam ekosistem pendidikan Aisyiyah. (Hendra Apriyadi)

