Maju Sehari, Mendikdasmen RI Dijadwalkan Hadir di Syawalan Muhammadiyah Sulsel Sabtu Besok

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
344
Foto istimewa

Foto istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan memajukan pelaksanaan Syawalan 1447 Hijriah menjadi Sabtu, 28 Maret 2026, dari jadwal semula sehari sesudahnya.

Kegiatan akan berlangsung di Halaman Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan mulai pukul 08.00 Wita dan menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Dr Abdul Mu’ti, MEd., yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Abdul Mu’ti dipastikan hadir untuk menyampaikan Hikmah Syawalan 1447 H. Kepastian perubahan jadwal itu mengemuka dalam rapat panitia yang digelar melalui Zoom, Rabu malam, 25 Maret 2026.

Rapat dipandu Sekretaris Panitia Prof Andi Sukri Syamsuri dan dihadiri Bendahara Panitia Dr Ihyani Malik serta para koordinator divisi.

Dalam pertemuan tersebut, panitia mematangkan rangkaian acara sekaligus memastikan kehadiran Abdul Mu’ti, sehingga Syawalan tahun ini diproyeksikan menjadi momentum penting silaturahmi warga Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia Dr Ir H Abd Rakhim Nanda, ST., MT., IPU, yang juga Rektor Unismuh Makassar, dalam forum itu menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh agar pelaksanaan Syawalan berlangsung tertib, khidmat, dan mencerminkan semangat kebersamaan persyarikatan.

Rakhim mengatakan, Idul Fitri merupakan momentum kemenangan spiritual setelah sebulan penuh umat Islam menjalani puasa Ramadhan.

“Idul Fitri adalah hari kemenangan setelah umat Islam berjuang melawan hawa nafsu. Ini bukan hanya tentang kembali makan, tetapi kembali pada kehidupan yang lebih baik,” ujarnya. 

Ia menambahkan, Idul Fitri harus dimaknai sebagai ajang kembali kepada fitrah, mempererat ukhuwah, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Menurut dia, bagi Muhammadiyah, Syawalan merupakan ruang untuk meneguhkan persaudaraan setelah Ramadhan, merekatkan hubungan sosial, dan meneguhkan semangat gerakan setelah sebulan penuh umat ditempa oleh pengalaman spiritual.

“Bagi Muhammadiyah, Syawalan merupakan ruang untuk meneguhkan persaudaraan setelah Ramadan, merekatkan hubungan sosial, dan meneguhkan semangat gerakan setelah sebulan penuh umat ditempa oleh Ramadan,” tandas Rakhim.

Ia menyebut, ribuan orang akan memenuhi pelataran Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Ia berharap cuaca cerah agar acara dapat berlangsung lancar.

Namun, panitia juga menyiapkan langkah antisipatif bila hujan turun. “Kalau pun hujan, Insyaallah, kita akan persiapkan Gedung Pusdam atau masjid sebagai lokasi Syawalan,” katanya.

Rakhim juga menyampaikan bahwa protokoler Kemendikdasmen telah menjadwalkan kehadiran Menteri Prof Abdul Mu’ti.

“Kamis siang, tim protokoler akan mengecek kesiapan lokasi sekaligus berkoordinasi dengan panitia,” ungkapnya.

Sekretaris Panitia, Prof Andi Sukri Syamsuri, yang akrab disapa Prof Andis, menilai kehadiran Abdul Mu’ti sebagai Mendikdasmen memberi makna yang lebih luas bagi Muhammadiyah. 

"Kehadiran Pak Menteri Dikdasmen yang juga kader Muhammadiyah menjadi peneguhan simbolik bahwa amal usaha pendidikan bukan sekadar aktivitas kelembagaan, melainkan bagian dari agenda besar membangun manusia Indonesia yang berilmu dan berkarakter, " ungkap Prof Andis.

Sementara itu, Bendahara Panitia Dr Ihyani Malik menegaskan pentingnya pelayanan maksimal bagi ribuan peserta yang akan hadir. “Kami ingin memastikan berapa jumlah peserta dari tiap daerah, agar persiapan pelayanan bisa lebih maksimal, mulai dari kesiapan tenda, kursi, hingga penyiapan konsumsi,” ujarnya.

 

*Acara Pendukung*

 

Panitia menyiapkan sejumlah acara pendukung yang memperlihatkan bahwa Syawalan bukan hanya forum silaturahmi, tetapi juga agenda penguatan organisasi dan pelayanan umat. Rangkaian kegiatan itu meliputi peresmian Klinik Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, pengukuhan Muallaf Learning Center Lembaga Dakwah Komunitas PWM Sulsel, serta serah terima pengelolaan tanah/gedung wakaf kepada Muhammadiyah Sulsel.

Selain itu, panitia juga akan meluncurkan buku “Tauhid sebagai Energi Spiritual dan Sosial Muhammadiyah (Bunga Rampai Pemikiran dan Aplikasinya)”. Buku tersebut merupakan kompilasi hasil Pengajian Ramadhan PWM Sulsel yang digelar di Pesantren Darul Arqam Gombara pada pekan kedua Ramadhan lalu.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) mendapat apre....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Berita

PERLIS, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Syamsul Anwar, MA men....

Suara Muhammadiyah

17 February 2024

Berita

Dimeriahkan Reportage Competition, News Anchor, Vlog, Talkshow Hingga Teater performance The Reforme....

Suara Muhammadiyah

13 August 2025

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menegaskan k....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ah....

Suara Muhammadiyah

13 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah