Majukan Pendidikan, UMJ Jalani Evaluasi Lapangan Pembukaan Berbagai Program Doktor

Publish

4 June 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
73
Istimewa

Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menyelenggarakan evaluasi lapangan usul pembukaan Program Studi Doktor Ilmu Hukum dan Program Studi Doktor Ilmu Politik di Auditorium Kasman Singodimedjo, FISIP UMJ, Rabu (03/06/2026).

Evaluasi lapangan tersebut menghadirkan evaluator dari Politeknik STIA LAM Jakarta, Prof. Dr. R. Luki Karunia, S.E.Ak., M.A., evaluator dari Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Sofa Marwah, S.IP., M.Si., yang mengikuti kegiatan secara daring melalui zoom, dari Universitas Lampung ,Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., serta dari Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Joni Emirzon, S.H., H.Hum.

Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., menyampaikan bahwa penguatan program doktor menjadi bagian penting dalam pengembangan akademik. “UMJ sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang memiliki sejarah panjang tidak boleh tertinggal dalam pengembangan program doktor. Kami berharap asesmen ini berjalan baik dan SK pembukaan program studi dapat segera turun,” ujar Ma’mun.

Ia berharap usulan pembukaan program doktor dapat segera terealisasi. “Kami berharap pada tahun ajaran baru UMJ sudah dapat menerima mahasiswa baru untuk program doktor yang diusulkan. Dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, program doktor masih menjadi primadona karena minat masyarakat tinggi, sementara kuota terbatas,”ungkap Ma’mun.

Anggota Badan Pembina Harian UMJ, Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin, M.A., menilai bahwa pembukaan program doktor di UMJ merupakan langkah penting dalam penguatan akademik universitas. “UMJ memiliki sumber daya manusia yang cukup banyak dan berkualitas, termasuk dalam bidang Ilmu Hukum dan Ilmu Politik. Karena itu, keberadaan program doktor di UMJ sudah menjadi kebutuhan dan sudah waktunya untuk terus diperkuat,” ujar Ketua PP Muhammadiyah Periode 2005-2015 ini.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti, Osvaldo Sativa Amastha, menilai keberadaan program doktor akan memperkuat posisi dan kontribusi UMJ di masyarakat. “Meski tidak selalu signifikan dari sisi income generating, keberadaan program doktor akan memberi dampak besar bagi posisi dan kontribusi UMJ,” ujar Osvaldo.

Ia menambahkan, tim evaluator akan melihat sarana dan prasarana yang mendukung usulan program doktor, seperti ruang kelas, ruang dosen, akses jurnal, serta fasilitas lain yang relevan. Hasil evaluasi akan dituangkan dalam berita acara sebagai dokumen rujukan apabila terdapat perbaikan. “Apabila terdapat perbaikan, maka perbaikan tersebut mohon mengacu pada berita acara sebagai hasil evaluasi lapangan, bukan pada komentar di SIAGA,” jelasnya.

Penelaah Teknis Kebijakan LLDikti Wilayah III, Hidayat, S.Sos., menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan evaluasi program studi. Khususnya untuk usulan pembukaan Program Doktor Ilmu Politik dan Program Doktor Ilmu Hukum di UMJ.

“Kami berharap seluruh pihak dari UMJ dapat mengikuti proses ini dengan baik. Memperhatikan setiap masukan, serta melengkapi dan menyempurnakan berbagai hal yang dibutuhkan untuk pembukaan program studi tersebut,” ujar Hidayat.

Hidayat berharap proses evaluasi dapat berjalan lancar dan hasilnya mendukung percepatan penerbitan keputusan. Kegiatan evaluasi lapangan ini menjadi salah satu langkah penting UMJ dalam memperkuat pengembangan akademik melalui pembukaan program doktor di bidang Ilmu Hukum dan Ilmu Politik.

Acara dilanjutkan dengan agenda presentasi oleh tim pengusul. Setelah itu, kegiatan diteruskan dengan diskusi tiga kriteria penilaian antara tim evaluator dan tim pengusul.

Usulan Program Doktor Teknologi Pendidikan

Selain itu Sekolah Pascasarjana SPs UMJ menjalani Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Program Studi Doktor Teknologi Pendidikan di Ruang Sidang SPs UMJ, Kamis (04/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penilaian yang dilakukan sebelum penerbitan izin penyelenggaraan program studi baru.

Evaluasi lapangan tersebut menghadirkan evaluator dari Universitas Terbuka, Prof. Dr. Paulina Pannen, M.Ls., yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom, serta evaluator dari Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Ika Lestari, M.Si. Turut hadir juga Tim Direktorat Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, jajaran pimpinan UMJ, dan jajaran Guru Besar Sekolah Pascasarjana UMJ.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMJ sekaligus Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Doktor Teknologi Pendidikan merupakan bagian dari upaya UMJ untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kontribusi pendidikan bagi bangsa.

“Program ini dipersiapkan secara serius dan bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif. Masukan dari para evaluator akan menjadi bahan penyempurnaan agar program ini dapat diselenggarakan dengan kualitas terbaik,” ujarnya.

Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya asesmen lapangan yang telah lama dinantikan. Ia berharap proses evaluasi dapat berjalan lancar sehingga izin pembukaan Program Studi Doktor Teknologi Pendidikan segera diterbitkan.

Menurutnya pengembangan program doktor menjadi salah satu strategi utama UMJ dalam memperkuat kelembagaan dan meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Saat ini UMJ telah memiliki empat program doktor dan menargetkan memiliki delapan program doktor dalam beberapa tahun mendatang.

“kami terus berupaya melakukan percepatan pengembangan institusi, salah satunya melalui penguatan program magister dan doktor. Kehadiran Program Studi Doktor Teknologi Pendidikan akan menjadi langkah strategis bagi pengembangan akademik UMJ,” ujarnya.

Tim Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti, Osvaldo Sativa Amastha, menjelaskan bahwa evaluasi lapangan dilakukan untuk menelaah kesiapan institusi dalam menyelenggarakan Program Studi Doktor Teknologi Pendidikan. Aspek yang dievaluasi meliputi kurikulum, kesesuaian jumlah mahasiswa dengan ketersediaan profesor, sarana dan prasarana pendukung, serta akses terhadap jurnal ilmiah.

Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan LLDIKTI Wilayah III, Deni Hidayat, S.Sos., menyampaikan dukungan penuh terhadap usulan pembukaan Program Studi Doktor Teknologi Pendidikan UMJ. Ia menjelaskan bahwa rekomendasi pendirian program studi tersebut telah diterbitkan sejak tahun lalu dan evaluasi lapangan menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaannya.

“Dari para evaluator diharapkan dapat menjadi penyempurnaan sehingga proses pendirian program doktor ini berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan tinggi,” tutupnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUNINGAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Diktilitbang PP Muha....

Suara Muhammadiyah

23 October 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – PKM Center Divisi Program Pengembangan Mahasiswa Wirausaha (P2MW....

Suara Muhammadiyah

3 August 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Saint....

Suara Muhammadiyah

18 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tak terasa perputaran waktu terus berjalan. Kini tahun 1445 Hijriya....

Suara Muhammadiyah

21 May 2024

Berita

BEKASI, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka meningkatkan kapasitas, kualitas dakwah, serta mempe....

Suara Muhammadiyah

22 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah