Malam Anugerah Insan Dakwah untuk Negeri: LDK PP Muhammadiyah Apresiasi Pejuang Dakwah Tanpa Pamrih

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
192
Pembukaan Rakornas Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (29/1).

Pembukaan Rakornas Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (29/1).

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Malam Anugerah Insan Dakwah untuk Negeri pada Kamis malam, 29 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para dai komunitas yang selama ini setia berdakwah di tengah keterbatasan, jauh dari sorotan media dan gemerlap pujian. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., serta sejumlah pejabat negara, di antaranya Gubernur, perwakilan Polda Jawa Tengah, Wali Kota, dan Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Malam anugerah ini menjadi ruang penghargaan sekaligus refleksi atas perjalanan dakwah komunitas yang dijalani dengan kesabaran, keteguhan, dan keikhlasan. Dalam sambutannya, Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menegaskan bahwa anugerah ini bukan sekadar seremoni, melainkan ungkapan rasa hormat Muhammadiyah kepada para pejuang dakwah yang selama ini bekerja dalam senyap, menguatkan iman umat di pelosok, komunitas adat, kawasan marginal, dan ruang-ruang sosial yang kerap luput dari perhatian.

“Malam anugerah ini kami gelar sebagai apresiasi kepada para pejuang dakwah komunitas yang begitu gigih, kuat, dan sabar dalam berdakwah tanpa pamrih, jauh dari pujian dan sorotan media,” ungkap Muchamad Arifin.

Ia menambahkan, para dai komunitas tersebut sejatinya tidak pernah meminta penghargaan. Namun LDK PP Muhammadiyah merasa berkewajiban “memanggil” mereka, sekadar untuk menerima penghormatan, sebagai penguat semangat agar langkah dakwah tetap istiqamah.

“Kini kami memanggil para pejuang dakwah komunitas itu untuk menerima penghargaan dari kami, dengan harapan besar semangat dakwahnya terus menyala, meskipun tetap berjalan jauh dari pujian dan liputan media,” lanjutnya.

Kehadiran pimpinan pusat Muhammadiyah dan para pejabat negara dalam malam anugerah ini menegaskan bahwa dakwah komunitas bukanlah kerja pinggiran, melainkan bagian penting dari ikhtiar kebangsaan dalam membangun peradaban yang berkeadaban, berkeadilan, dan berkeimanan. Malam Anugerah Insan Dakwah untuk Negeri pun menjadi pengingat bahwa di balik tenangnya umat dan kuatnya sendi sosial bangsa, ada para dai yang setia menjaga cahaya dakwah—dengan ikhlas, sabar, dan penuh pengorbanan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TAPANULI TENGAH, Suara Muhammadiyah - Tim Kemanusiaan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta....

Suara Muhammadiyah

23 December 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Aisyiyah telah usai menggelar Tanwir 1 periode 20....

Suara Muhammadiyah

17 January 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Ketua Bidang Hubungan Luar Neger....

Suara Muhammadiyah

11 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-112, LazisMu K....

Suara Muhammadiyah

19 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Proses penciptaan manusia tidak lain tidak bukan memiliki tug....

Suara Muhammadiyah

12 December 2025