Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah Kembali sebagai Tempat Pensyahadatain

Publish

5 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
472
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Masjid At-Tanwir Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan prosesi pengucapan dua kalimat syahadat pada Kamis (5/12). Kegiatan berlangsung khidmat dengan tuntunan sesuai syariat Islam, disaksikan para pembina dan jamaah.

Dalam prosesi tersebut, pembimbing memastikan bahwa syahadat diucapkan dengan benar, dimulai dari kalimat “Saya bersaksi” serta memenuhi unsur nafi (meniadakan) dan itsbat (menetapkan), yakni pengakuan “Tiada Tuhan selain Allah” (asyhadu alla ilaha illallah).

Selain pelafalan yang benar, seseorang yang mengucapkan syahadat juga diwajibkan memahami maknanya secara global, melafalkannya secara berurutan tanpa terputus, serta mengikrarkannya dengan kemauan sendiri tanpa paksaan. Syarat lainnya adalah telah baligh, berakal sehat, dan menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan syahadat seperti perbuatan syirik.

Pada kesempatan tersebut, yang mengucapkan ikrar syahadat adalah Kimberly Gerungan, seorang pelajar kelahiran Jakarta, 13 Februari 2012, putri dari Larry Gerungan dan Sherly Rosmayani. Sebelumnya, Kimberly beragama Kristen dan berdomisili di Kp. Duri Barat, Pulo Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam nasihat singkatnya, Syaiful Rahim, Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor, menegaskan bahwa peristiwa masuk Islam merupakan momen penting yang akan tercatat sebagai bagian dari perjalanan iman dan hijrah seseorang.

“Ini adalah proses sosial sekaligus spiritual. Allah SWT memberikan nikmat iman kepada hamba-hamba-Nya yang bersaksi bahwa ‘Allah Tuhanku’, dan mereka tidak perlu khawatir menghadapi segala ujian,” ujarnya dengan mengutip ayat Al-Qur’an (An-Nisa: 76).

Syaiful menambahkan bahwa beristiqamah bukanlah perkara ringan. Menjadi seorang muslim berarti berkomitmen menjalankan seluruh perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya. Ia juga mengingatkan agar tidak terjerumus dalam kemusyrikan, sebagaimana pelajaran dari kisah-kisah para sahabat.

“Tetaplah belajar, memperkuat iman, dan melaksanakan amal ibadah seperti salat, zakat, puasa, serta berhaji jika mampu,” pesannya.

Prosesi syahadat ditutup dengan doa bersama agar Kimberly dapat menjalani kehidupan sebagai muslimah yang istiqamah dan mendapat keberkahan dari Allah SWT. (Nadri/Vivi)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut musim haji tahun 2025, Biro Pengembangan Sumb....

Suara Muhammadiyah

7 May 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Daerah Muhamma....

Suara Muhammadiyah

22 November 2023

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah  – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar milad ke-6....

Suara Muhammadiyah

26 February 2024

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati Milad Pondok Pesantren Karangasem Muha....

Suara Muhammadiyah

16 October 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Rendahnya kemampuan membaca dan berbicara Bahasa Inggris di kal....

Suara Muhammadiyah

22 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah