Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah Kembali sebagai Tempat Pensyahadatain

Publish

5 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
660
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Masjid At-Tanwir Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan prosesi pengucapan dua kalimat syahadat pada Kamis (5/12). Kegiatan berlangsung khidmat dengan tuntunan sesuai syariat Islam, disaksikan para pembina dan jamaah.

Dalam prosesi tersebut, pembimbing memastikan bahwa syahadat diucapkan dengan benar, dimulai dari kalimat “Saya bersaksi” serta memenuhi unsur nafi (meniadakan) dan itsbat (menetapkan), yakni pengakuan “Tiada Tuhan selain Allah” (asyhadu alla ilaha illallah).

Selain pelafalan yang benar, seseorang yang mengucapkan syahadat juga diwajibkan memahami maknanya secara global, melafalkannya secara berurutan tanpa terputus, serta mengikrarkannya dengan kemauan sendiri tanpa paksaan. Syarat lainnya adalah telah baligh, berakal sehat, dan menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan syahadat seperti perbuatan syirik.

Pada kesempatan tersebut, yang mengucapkan ikrar syahadat adalah Kimberly Gerungan, seorang pelajar kelahiran Jakarta, 13 Februari 2012, putri dari Larry Gerungan dan Sherly Rosmayani. Sebelumnya, Kimberly beragama Kristen dan berdomisili di Kp. Duri Barat, Pulo Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam nasihat singkatnya, Syaiful Rahim, Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor, menegaskan bahwa peristiwa masuk Islam merupakan momen penting yang akan tercatat sebagai bagian dari perjalanan iman dan hijrah seseorang.

“Ini adalah proses sosial sekaligus spiritual. Allah SWT memberikan nikmat iman kepada hamba-hamba-Nya yang bersaksi bahwa ‘Allah Tuhanku’, dan mereka tidak perlu khawatir menghadapi segala ujian,” ujarnya dengan mengutip ayat Al-Qur’an (An-Nisa: 76).

Syaiful menambahkan bahwa beristiqamah bukanlah perkara ringan. Menjadi seorang muslim berarti berkomitmen menjalankan seluruh perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya. Ia juga mengingatkan agar tidak terjerumus dalam kemusyrikan, sebagaimana pelajaran dari kisah-kisah para sahabat.

“Tetaplah belajar, memperkuat iman, dan melaksanakan amal ibadah seperti salat, zakat, puasa, serta berhaji jika mampu,” pesannya.

Prosesi syahadat ditutup dengan doa bersama agar Kimberly dapat menjalani kehidupan sebagai muslimah yang istiqamah dan mendapat keberkahan dari Allah SWT. (Nadri/Vivi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Barometer lembaga pendidikan dikatakan baik terletak pada kualita....

Suara Muhammadiyah

23 January 2026

Berita

Download Logo Milad Muhammadiyah ke-112 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada 18 November 202....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Berita

TAIPEI, Suara Muhammadiyah - Madrasah Mu’allimaat dan Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta melaku....

Suara Muhammadiyah

27 March 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UM Bandung Sopaat Rah....

Suara Muhammadiyah

11 September 2025

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah — Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Pek....

Suara Muhammadiyah

8 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah