Masjid Go Digital: Muhammadiyah Surabaya Satukan Data dan Kalender Hijriah

Publish

9 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
71
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menyelenggarakan Workshop Sistem Informasi Tata Kelola Masjid (SITAMA) sekaligus Sosialisasi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Ahad (8/2/2026). Kegiatan yang digelar di SD Muhammadiyah 4 MUDIPAT Surabaya ini diikuti para takmir masjid Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Kota Surabaya.
Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya strategis Persyarikatan dalam memperkuat tata kelola masjid yang lebih tertib, terintegrasi, dan berbasis teknologi digital. Selain itu, sosialisasi KHGT diarahkan untuk membangun kesamaan pemahaman terkait sistem penanggalan Hijriah global di lingkungan Muhammadiyah.

Koordinator Divisi Dakwah Digital Majelis Tabligh PDM Surabaya, Syahroni Nur Wachid, menekankan pentingnya pendataan masjid dan jamaah secara sistematis sebagai fondasi penguatan dakwah ke depan.

Menurutnya, SITAMA tidak hanya berfungsi sebagai basis data masjid Muhammadiyah di Surabaya, tetapi juga mencakup pendataan jamaah serta muballigh yang berada dalam lingkup Persyarikatan. “Melalui SITAMA, kita ingin membangun sistem pendataan yang rapi, terstruktur, dan mudah diakses sebagai bagian dari penguatan dakwah Muhammadiyah,” ujarnya.

Dalam sesi workshop SITAMA oleh Syahroni Nur Wachid, peserta dibimbing secara langsung mulai dari proses pembuatan akun hingga pengisian data masjid, muballigh, dan kegiatan pengajian. Tahapan dimulai dari registrasi akun, dilanjutkan dengan pendaftaran masjid yang terafiliasi dengan Muhammadiyah, baik yang dikelola langsung oleh Persyarikatan, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), maupun masjid binaan.

Data yang diinput mencakup informasi dasar seperti nama masjid, alamat dan kode pos, hingga fasilitas pendukung masjid, antara lain Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), ketersediaan mukena dan sarung, toilet, serta tempat wudu. Penentuan titik lokasi masjid juga dilakukan melalui penyesuaian koordinat pada Google Maps, sesuai posisi bangunan, sebagaimana materi teknis yang telah disampaikan sebelumnya di pendaftaran google maps oleh Hanif Rasyidu.

Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya berharap seluruh masjid Muhammadiyah di wilayahnya dapat terdata secara menyeluruh dan akurat. Sistem pendataan yang terintegrasi dinilai penting untuk mendukung efektivitas dakwah, optimalisasi layanan umat, serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat di lingkungan Persyarikatan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Perkuat ideologi dan kepemimpinan kader, Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisy....

Suara Muhammadiyah

23 August 2025

Berita

TEMANGGUNG, Suara Muhammadiyah - Dosen dan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) F....

Suara Muhammadiyah

5 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Jelang kedatangan bulan Ramadhan tahun 1445 H yang jatuh pada Senin....

Suara Muhammadiyah

3 March 2024

Berita

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Pusat Studi Betawi Uhamka mengadakan kegia....

Suara Muhammadiyah

12 November 2025

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu, 7 Agustus 2024, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menjad....

Suara Muhammadiyah

9 August 2024