MBS Al Amin Religi Bojonegoro Pilot Project Pesantren Muhammadiyah Berbasis Sistemik

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
458
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BOJONEGORO, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjuk Madrasah Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Amin Religi Bojonegoro sebagai pilot project Pesantren Muhammadiyah Sistemik (PMS). 

Penunjukkan ini dikemas dengan pelantikan pengurus baru MBS Al Amin Religi Bojonegoro di Halaman Muhammadiyah Boarding School Al Amin, Jl. Basuki Rahmat No. 40, Desa Sukorejo, Bojonegoro, Jawa Timur, Ahad (14/9).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi atas penunjukan Ponpes MBS Al Amin Religi sebagai pilot project PMS. Ia menekankan bahwa kehadiran pesantren ini diharapkan menjadi lokomotif pendidikan yang mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bojonegoro.

“Kami berharap MBS Al Amin Religi dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan sains. Ini akan menjadi pendorong capaian IPM yang lebih baik di Bojonegoro,” ujarnya.

Bupati menilai, model pengelolaan pesantren yang sistematis, berbasis nilai-nilai Islam, sains, dan teknologi ini dapat menjadi contoh bagi pengelolaan pondok pesantren lainnya di Indonesia.

“PMS yang diterapkan di MBS Al Amin Religi menunjukkan pendekatan modern yang terstruktur, kredibel, dan berorientasi pada kemajuan. Kami berharap pesantren ini menjadi model bagi pengelolaan ponpes yang unggul, tidak hanya di Bojonegor,” tambahnya.

Pengasuh Ponpes MBS Al Amin Religi Bojonegoro, KH Zainudin, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan PP Muhammadiyah untuk menjadikan pesantren ini sebagai pilot project PMS. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan pesantren yang unggul dan berdaya saing. 

“Kami akan berupaya maksimal untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan sains dan teknologi, sehingga lulusan kami tidak hanya memiliki akhlak mulia tetapi juga mampu bersaing di era global. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar visi ini dapat tercapai,” ungkap KH Zainudin dihadapan Ketua PP Muhammadiyah Muhammad Saad Ibrahim.

Direktur MBS Al Amin Religi Bojonegoro, Syamsul Huda menambahkan, penunjukan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan kader umat yang berkualitas.

“Konsep PMS memberikan kerangka yang jelas untuk pengelolaan pesantren yang modern dan terpercaya. Kami berkomitmen menjadikan MBS Al Amin Religi sebagai teladan dalam mencetak santri yang berintegritas, inovatif, dan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat,” tandasnya.

Penunjukan MBS Al Amin Religi sebagai pilot project PMS menjadi tonggak bersejarah, sekaligus memperkuat posisi Bojonegoro sebagai pusat pendidikan Islam yang inovatif dan berkualitas. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kudus  konsen menyiapkan kader kesehatan t....

Suara Muhammadiyah

21 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melepas sebanyak 819 Mahas....

Suara Muhammadiyah

1 August 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Koordinator Wilayah Satuan Pendidikan Kecamatan Bumiayu Kusmant....

Suara Muhammadiyah

30 December 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dosen Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan....

Suara Muhammadiyah

12 January 2024

Berita

Tegaskan Pentingnya Bangun Gerakan Kolektif Menyelamatkan Hutan MALANG, Suara Muhammadiyah – ....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025