BREBES, Suara Muhammadiyah – Muhammdiyah Boarding School Wanasari (MBS Wanasari) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Musabaqah Pelajaran Agama dan Seni Islamiyah (MAPSI) SMP tingkat Kecamatan Wanasari. Bertempat di SMPN 4 Wanasari pada Kamis (27/8/2026), kontingen MBS Wanasari berhasil memboyong pulang 10 piala dari berbagai cabang perlombaan.
Keberhasilan ini diraih melalui perjuangan 14 siswa utusan yang berlaga di sejumlah cabang, antara lain Cerdas Cermat Islami (CCI), Tahfidz, Tartil, Tilawah, Kaligrafi, Pidato, dan Adzan. Rincian prestasi juara meliputi Juara 1 CCI, Juara 1 Tahfidz Putri, Juara 1 Pidato Putra dan Putri, serta Juara 1 Kaligrafi Putra. Selain posisi puncak, siswa MBS Wanasari juga mengamankan Juara 2 pada cabang lomba Tahfidz Putra, Tartil Putra, dan Kaligrafi Putri, serta Juara 3 untuk Tartil Putri dan lomba Adzan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh KKG PAI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag setempat ini merupakan agenda tahunan. Guru pendamping MAPSI, Fanny, mengungkapkan bahwa partisipasi dalam MAPSI menjadi momentum strategis bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas dan menjaga nama baik madrasah.
"Alasan mengikuti MAPSI memang karena ini agenda rutin tiap tahun. Ini juga menjadi momen untuk meningkatkan kualitas nama baik sekolah dengan prestasi yang diraih," ujar Fanny.
Fanny menambahkan, cabang lomba yang menjadi unggulan dan langganan juara MBS Wanasari biasanya adalah CCI, Tahfidz, dan PidatO. Meskipun terdapat kendala teknis terkait ketersediaan waktu latihan para pembina yang terkadang bentur dengan agenda lain, Fanny menekankan bahwa bimbingan arahan mengenai petunjuk teknis (juknis) tetap menjadi kunci keberhasilan peserta di lapangan.
Salah satu siswa yang berhasil menyabet Juara 1 Lomba Pidato, Azza kelas 9 SMP, mengaku senang dapat berkontribusi membawa nama sekolah. Ia kini tengah mematangkan persiapan untuk menghadapi kompetisi di tingkat selanjutnya.
"Awalnya deg-degan, tapi habis itu biasa saja pas maju, terus senang bisa menang. Untuk persiapan di tingkat kabupaten sudah dipersiapkan," ungkap Azza. Ia menargetkan untuk kembali meraih kemenangan agar dapat melaju hingga ke tingkat provinsi.
Di akhir kegiatan, Fanny berharap agar pihak pondok dapat memberikan apresiasi atau reward yang berarti bagi para siswa berprestasi, sebagai bentuk dukungan atas dedikasi mereka dalam mengharumkan nama sekolah.
”Harapannya ada hadiah yang berarti untuk diberikan kepada peserta MAPSI yang sudah berhasil membawa nama sekolah dengan baik dan dikenal dengan prestasi nya. pungkasnya. (Lukmanul Hakim)

