Melati Paripurna, Ketua PP Muhammadiyah Tegaskan Kepemimpinan Berintegritas

Suara Muhammadiyah

16 October 2026

154
Dok Istimewa

Dok Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, M. Saad Ibrahim, menegaskan pentingnya kepemimpinan pemuda yang berlandaskan iman, ilmu pengetahuan, integritas, dan karya nyata. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan kegiatan Melati Paripurna pada Kamis (15/10/2026) di Jakarta, yang mengangkat tema “Risalah Islam Berkemajuan sebagai Pondasi Epistemik Spiritual Pemuda Negarawan.”

Dalam pemaparannya, Saad Ibrahim menjelaskan bahwa kader Muhammadiyah perlu membangun kekuatan diri dan organisasi dengan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam berpikir, mengambil keputusan, dan menjalankan pengabdian. Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar dapat menjadi inspirasi bagi kader untuk menjaga konsistensi dalam menjalankan keputusan strategis serta memperjuangkan misi organisasi, termasuk ketika menghadapi keraguan dan berbagai tantangan.

Saad menekankan bahwa pemuda Muhammadiyah tidak cukup hanya berorientasi pada kepentingan nasional, tetapi juga perlu memproyeksikan kontribusi mereka dalam lingkup global. Di tengah perkembangan zaman, kekuatan suatu bangsa semakin ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kemampuan mengelola sumber daya strategis.

Karena itu, kader Muhammadiyah perlu mempersiapkan diri agar mampu mengambil peran dalam perkembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, dan berbagai bidang strategis lainnya. Kekuatan tidak semata-mata diukur dari simbol kekuasaan atau kemampuan militer, tetapi juga dari kapasitas intelektual, penguasaan teknologi, dan kemampuan menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam konteks politik, Saad Ibrahim mengingatkan bahwa keterlibatan politik harus dijalankan secara sungguh-sungguh, berintegritas, dan berorientasi pada tujuan yang lebih besar. Politik, menurutnya, tidak seharusnya berhenti pada perebutan posisi atau kekuasaan, tetapi perlu menjadi instrumen pengabdian untuk mewujudkan kemaslahatan umat dan bangsa.

Bagi kader Muhammadiyah, keterlibatan dalam politik perlu disertai komitmen moral dan tanggung jawab kebangsaan. Dengan demikian, aktivitas politik dapat menjadi bagian dari ikhtiar memperjuangkan kepentingan masyarakat luas, sekaligus menghadirkan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Ramadhan 1446 H kurang lebih tiga minggu atau pekan, Pimpinan Cab....

Suara Muhammadiyah

14 February 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyambut ke....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Berita

Mendesak DK PBB Hentikan Perang Israel-Palestina JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) ....

Suara Muhammadiyah

11 October 2023

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Kader Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpina....

Suara Muhammadiyah

16 October 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia Halal Training & Education Center (IHATEC) menegaskan pe....

Suara Muhammadiyah

10 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah