Memaknai Esensi Menuntut Ilmu

Suara Muhammadiyah

28 November 2024

1563
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Imam Addaruqutni menjadi khatib Jumat, (15/11) di Masjid At-Tanwir Menteng, Jakarta. Dalam menyampaikan ceramahnya, Ia menyinggung tentang ilmu pengetahuan dalam Islam.

Menurutnya, ilmu merupakan suatu hal wajib hukumnya untuk dipelajari oleh setiap insan di Bumi. Mempelajari ilmu juga merupakan salah satu bentuk ibadah kepada-Nya. 

“Ilmu membantu kita mengenali tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an bahwa Allah meninggikan derajat orang-orang yang berilmu,” katanya.

Imam meminta agar senantiasa menimba ilmu sepanjang menjalani kehidupan. Mengutip salah satu ayat Al-Qur’an ditegaskan orang yang berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SwT.

“Orang yang berilmu itu ditinggikan oleh Allah dengan derajat beberapa derajat di atas orang-orang yang tentu tidak beriman dan juga tidak berilmu,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa orang berilmu mendapatkan banyak keuntungan. Selain memperoleh ganjaran seperti yang disebutkan, mereka juga menjadi inspirasi bagi orang lain. Contohnya adalah ilmuwan Albert Einstein, seorang fisikawan terkenal di seluruh dunia karena kekayaan ilmunya yang menemukan teori relativitas dan mampu menyebarkannya secara luas kepada umat manusia.

“Orang yang berilmu selalu mendapat kehormatan, contohnya Einstein, Thomas Edison, atau siapapun itu. Tidak peduli orang itu setampan apa, secantik wanita pujaan atau bintang film, tapi Einstein itu dikagumi di seluruh dunia,” ujarnya.

Dalam konteks Islam, tercatat telah banyak ulama yang juga ilmuwan. Mereka tidak hanya sekadar ahli dalam hukum Islam, tetapi juga menjadi pelopor dalam sains, teknologi, kedokteran, matematika, dan astronomi. Hal ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk mengembangkan akal pikiran tanpa melupakan keimanan.

Di akhir khutbah, Imam mengajak jamaah untuk terus menuntut ilmu sekaligus menjaga hati agar tetap bersih dan terhubung dengan Allah. Ia juga menutup dengan doa agar Allah memudahkan urusan dunia dan akhirat bagi umat Islam, menjaga keluarga, anak-anak, dan keturunan mereka dalam kebaikan dan keberkahan.

Ia menegaskan bahwa ilmu tanpa panduan agama yang seimbang akan membuat hidup kita menjadi tanpa arah. “Ilmu pengetahuan tanpa agama itu berbahaya, jadi buta,” tutupnya. (Lik/Fab/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sukses memborong empat me....

Suara Muhammadiyah

12 November 2024

Berita

KOTIM, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah Kotawaringin Timur (L....

Suara Muhammadiyah

16 August 2026

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - PT Syarikat Cahaya Media (SCM) atau Suara Muhammadiyah (SM) terus ....

Suara Muhammadiyah

2 October 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Muhammad....

Suara Muhammadiyah

23 November 2023

Berita

Madrasah Mu’allimin Resmi sebagai English Educational Partner of Cambridge dan Memenuhi Undang....

Suara Muhammadiyah

28 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah