Memaksimalkan Kesempatan di Bulan Ramadhan

Suara Muhammadiyah

3 March 2025

1232
Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si

Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ramadhan khas dengan lantunan Al-Qur'an disetiap harinya, momentum yang pas untuk meningkatkan Iman dan ketakwaan. Tapi apa bedanya Ramadhan tahun lalu dengan sekarang? Hal ini disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si., dalam program Oase Iman yang ditayangkan melalui chanel Youtube TvMu, pada Jumat (28/02), dengan tema "Manfaatkan Bulan Ramadhan Untuk Ibadah".

Ditambahkan lagi oleh Dadang, bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh rahmat dan barokah dari Allah SWT. Bulan yang oleh Allah, dikhususkan untuk melakukan ibadah-ibadah, baik yang wajib maupun yang sunah. 

“Allah menjadikan bulan ini sengaja untuk kita melakukan ritual-ritual keagamaan, berbuat baik kepada manusia dan melakukan hal-hal positif bagi diri kita,” ujarnya. 

Hal ini sudah diperintahkan dalam Al-Qur’an surat Al Baqaroh ayat 185. Syahru Ramadhan (bulan Ramadhan) secara tertulis adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Sebagai petunjuk dan pembeda bagi umat manusia. 

“Dalam bulan Ramadhan kita harus siap membaca Al-Qur’an, tidak hanya bersifat tekstual tapi diusahakan membaca Al-Qur’an secara terjemah. Bahkan kalau perlu membaca tafsir Qur’an,” tegasnya.

Hudan artinya petunjuk-petunjuk yang harus dipahami. Oleh karena itu, persiapan harus dimulai dari awal puasa. Mempersiapkan diri untuk membaca Al-Qur’an secara tartil, jika diperlukan belajar membaca Al-Qur’an secara baik dan benar. Selain itu membaca terjemahkan dan meresapi kata perkatanya.

Dalam Al-Qur’an banyak petunjuk yang ditujukan kepada manusia, untuk melakukan perilaku baik. Contohnya bersabar, jujur, taat pada aturan agama, dan menjadi orang yang dermawan. Hal tersebut tertulis dalam Al-Qur’an secara berulang-ulang. 

Dadang menekankan untuk beribadah secara tekun dengan memulai membaca Al-Qur’an yang baik, menterjemahkannya dan meresapi ke dalam hati. Sehingga dapat dimengerti dan diterapkan dalam kehidupan dengan benar. 

“Tidak perlu banyak seperti tahun kemaren, dengan beberapa kali tamat. Sekarang lebih baik satu ayat-dua ayat perhari tetapi dengan terjemah yang baik, dengan pemahaman yang baik. Ketika ada perintah agama untuk kita laksanakaan, maka laksanakan,” ungkapnya.

Menurutnya Al-Qur’an memuat aqidah, ibadah, muamalah dan akhlak yang harus diperhatikan dengan benar. Supaya terdapat perbedaan dengan Ramadhan tahun lalu dalam perilaku ibadah kita kepada Allah. Sehingga menjadi bulan Ramadhan yang istimewa. (Tia)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim Tari Saman SAFIMTA Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universit....

Suara Muhammadiyah

31 January 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Sedemikian vitalnya berkhidmat itu. Lebih-lebih di lingkungan Per....

Suara Muhammadiyah

10 April 2026

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - LLHPB ‘Aisyiyah Depok bekerja sama dengan Alner menggelar Sosialis....

Suara Muhammadiyah

18 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Syafiq Mughni menegask....

Suara Muhammadiyah

25 September 2025

Berita

Milad Tapak Suci ke 62, Mencetak Generasi Kuat, Mendunia Oleh: Suprapto/Ketua TSPM Pimda 070 Kendal....

Suara Muhammadiyah

31 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah