Membangun Karier dan Personal Branding Sejak Kuliah

Suara Muhammadiyah

2 July 2026

198
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Duta Literasi Manajemen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar kegiatan Literasi Karier bertajuk "Your Path, Your Field, Your Future" di Lantai 2 Gedung UM Bandung pada Kamis (02/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan dalam merancang karier sejak dini agar lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja.

Ketua Duta Literasi Manajemen UM Bandung Siti Azmi Nur Islami menegaskan bahwa literasi karier merupakan bekal penting bagi mahasiswa di tengah pesatnya perubahan dan tingginya persaingan di dunia profesional.

Menurutnya, literasi karier tidak hanya sebatas memahami cara menyusun curriculum vitae (CV) atau melamar pekerjaan dengan baik. Namun, mencakup kemampuan mengenali potensi diri, memahami minat dan bakat, serta membaca kebutuhan dan perkembangan industri yang akan dimasuki.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta memperoleh wawasan yang lebih luas dalam merencanakan masa depan kariernya. Temukan jalanmu, kuasai bidangmu, dan jemput masa depanmu dengan literasi karier," ujar Siti.

Sementara itu, Pembina Duta Literasi Manajemen UM Bandung Megha Sakova mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi karier menjadi salah satu upaya strategis untuk membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja secara lebih terarah.

Megha mengimbau mahasiswa agar mulai menyusun roadmap karier sejak di bangku kuliah sehingga memiliki arah yang jelas dalam menentukan bidang profesi yang ingin ditekuni. "Manfaatkan waktu kalian untuk menyusun roadmap karier. Tentukan sejak sekarang bidang yang ingin kalian tekuni agar setiap langkah yang diambil menjadi lebih terarah," katanya.

Dosen Prodi Manajemen UM Bandung ini juga mendorong mahasiswa untuk aktif berkonsultasi dengan dosen sebagai mentor yang dapat memberikan arahan dan masukan sesuai dengan potensi serta tujuan karier masing-masing.

"Semoga kalian dapat meraih kesuksesan dengan versi terbaik kalian, menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, mengharumkan nama Prodi Manajemen UM Bandung, dan mampu menjalankan peran di dunia kerja sebagai agent of change," pungkas Megha.

Sementara itu, pembahasan materi sangat menarik disampaikan oleh salah satu narasumber, yakni Psikolog Industri dan Organisasi sekaligus Career Coach Silmina Fauziyah.

Dia menegaskan, mahasiswa perlu mempersiapkan karier jauh sebelum lulus kuliah. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, perusahaan kini tidak lagi hanya menilai latar belakang pendidikan atau IPK. Namun, melihat kejelasan arah karier, relevansi pengalaman, keterampilan, hingga jejak profesional yang dimiliki calon pelamar.

“Oleh karena itu, mahasiswa harus mulai mengenali potensi diri, membangun pengalaman yang relevan, dan menyusun CV dan personal branding sejak dini, bukan ketika lowongan pekerjaan sudah dibuka,” imbuh Silmina.

Menurut Silmina, CV yang profesional bukanlah CV yang berisi banyak informasi, melainkan yang mampu menunjukkan bukti kompetensi, relevan dengan posisi yang dilamar, mudah dibaca, dan ramah terhadap sistem Applicant Tracking System (ATS) yang kini digunakan banyak perusahaan dalam proses rekrutmen.

Dia juga mengingatkan, pengalaman organisasi, kepanitiaan, magang, ataupun proyek perkuliahan dapat menjadi modal berharga apabila ditulis secara tepat menggunakan pendekatan berbasis hasil, seperti metode Situation, Task, Action, Result (STAR).

“Mahasiswa tidak perlu menunggu menemukan passion secara sempurna karena karier dibangun melalui pengalaman, kesempatan, pengembangan keterampilan, dan keberanian mencoba berbagai bidang,” tandas Silmina.

Lebih lanjut, Silmina menekankan pentingnya membangun personal branding yang autentik melalui platform profesional seperti LinkedIn. Menurutnya, personal branding bukan sekadar pencitraan, melainkan cara membangun reputasi dan menunjukkan konsistensi kompetensi di bidang yang ditekuni.

Dia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara bijak untuk mengoptimalkan proses pencarian kerja. Mulai dari mengidentifikasi kata kunci lowongan, menyempurnakan CV, menyusun CV Objective, hingga berlatih menghadapi wawancara kerja.

“Namun, perlu diingat juga bahwa AI hanya berfungsi membantu menyusun bahasa dan memberikan masukan. Bukan untuk menciptakan pengalaman atau data yang tidak pernah dimiliki pelamar,” pungkas Silmina.*


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah menggelar....

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menegaskan komitmennya dal....

Suara Muhammadiyah

27 September 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Moyudan bersama....

Suara Muhammadiyah

23 April 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Pintar Matahari (....

Suara Muhammadiyah

13 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muh....

Suara Muhammadiyah

17 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah