Memotret Kondisi Leterasi di Daerah, MPI Launching Gerakan Hibah Buku Nasional

Suara Muhammadiyah

12 February 2026

479
MPI PP Muhammadiyah

MPI PP Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Miris. Mungkin menjadi satu kata yang dapat mewakili tulisan ini. Tentang bagaimana kondisi literasi kita di berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia. Lewat buku berjudul “Literasi di Daerah, Realitas dan Strategi Kebijakan Perpustakaan Daerah” yang ia tulis bersama keempat koleganya, Moh Ilham A Hamudy mengkritisi tentang bagaimana program penguatan literasi yang sejatinya menjadi tupoksi Perpustakaan Daerah tidak terealisasi secara maksimal dikarenakan keterbatasan anggaran. Hal ini tercermin dari perencanaan anggaran untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang tidak berubah dari tahun ke tahun. Namun angkanya cenderung menurun seiring dengan pemberlakuan kebijakan efisiensi dari pusat. 

Melihat kenyataan tersebut, ia tak ingin mengutuki kegelapan. Pria yang berprofesi sebagai peneliti di Kementerian Dalam Negeri itu pun mencoba memberikan sedikit solusi realistis untuk mendorong perbaikan dunia literasi tanah air. Ilham mengajak seluruh pihak yang bergelut di dunia literasi untuk memperjuangkan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN atau APBD. Jika 1 dari 20 persen saja anggaran digunakan untuk penguatan literasi, tentu dampak yang dirasakan akan lebih besar. 

“Buku ini tentu tidak bisa menyelesaikan 100 persen permasalahan literasi di aerah. Tapi paling tidak 30 persen saja sudah sangat baik,” ujarnya dalam acara Apresiasi dan Diskusi Buku kerjasama antara Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Serikat Taman Pustaka, dan Yayasan Obor Indonesia (12/2). 

Menurut David Efendi, Ketua Serikat Taman Pustaka, buku yang penulisannya memakan waktu selama 4 tahun itu menjadi satu-satu buku yang berhasil memotret secara jujur dan apa adanya terkait kondisi dan musim yang dihadapi dunia literasi di Indonesia. Dalam situasi saat ini, ia menganggap bahwa musim semi literasi telah berlalu, dan dunia literasi di Indonesia sedang menghadapi musim yang tidak mudah untuk dilalui. 

“Kondisi literasi kita hari ini harus segera diperbaiki. Untuk menghidupkan dunia literasi, kita tidak perlu lagi membangun bangunan yang megah, kita hanya perlu menghidupkan ruang-ruang sederhana namun memiliki nilai dan kesan yang mendalam terhadap buku,” ujarnya di Aula Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jl KH Ahmad Dahlan Yogyakarta. 

Heni Wardatur Rahmah, Sekjend Forum Taman Baca Masyarakat (TBC) memberikan testimoninya terhadap buku yang menurutnya mewakili isi hati seluruh masyarakat, khususnya penggerak dan aktivis literasi di daerah yang sehari-hari mendapati kenyataan pahit di akar rumput. “Membaca buku ini seolah seperti mengutarakan patah hati,” kata Heni. 

Tak ingin berlarut-larut dengan patah hati itu, Heni pun mengajak seluruh pihak untuk terus saling bergandengan tangan melakukan penguatan-penguatan literasi di daerah. Salah satunya dengan menggeser budaya lama ke budaya baru yang dapat menguatkan kerja-kerja literasi yang sejatinya sedikit banyak tergerus oleh kepentingan politik, isu ekonomi, budaya baca, dan lain sebagainya. 

Dalam agenda tersebut juga dilakukan launching gerakan amal berupa Hibah Buku Nasional 2026 yang diinisiasi oleh MPI PP Muhammadiyah bersama Serikat Taman Pustaka Muhammadiyah. Gerakan ini diharapkan dapat menjadi salah satu ikhtiar dalam penguatan literasi di daerah serta menjaga komunitas literasi tetap menyala. (diko


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Oleh: Muhammad Nasri Dini, SPdI, MPd, Kepala SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo, Wakil Ketua Majelis Tabl....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

TRIPOLI, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Libya menyelenggara....

Suara Muhammadiyah

4 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Umat Islam harus berupaya menciptakan kehidupan yang bahagia dan me....

Suara Muhammadiyah

22 November 2025

Berita

Menjawab Tantangan Kedokteran Masa Depan dengan Meng  JOMBANG, Suara Muhammadiyah - Dalam mome....

Suara Muhammadiyah

20 June 2026

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah - Tantangan pengembangan amal usaha sosial Muhammadiyah ke depan menghad....

Suara Muhammadiyah

30 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah