Menteri Kehutanan RI Sebut Sekolah Kehidupan Itu Bernama IPM

Publish

23 July 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
837
Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Baginya, IPM adalah sekolah. Tapi bukan sekolah dalam pengertian yang dipahami secara umum, formal, berjenjang, dan penuh dengan mata pelajaran. Sekolah yang ia maksud merupakan ruang yang mengajarkan keterampilan hidup (life skill). Hal ini disampaikan Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan RI pada resepsi Milad ke-64 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Aula Lantai 6 PP Muhammadiyah Jakarta (22/7). 

Fakta ini menjadi bukti bahwa pengalamannya di IPM telah membawanya ke puncak pengkhitmatan kepada bangsa, negara, serta rakyat Indonesia. 

“Perlu saya akui di sini, kalau pada hari ini saya bisa mencapai titik amanah dalam karir menjadi Menteri Kehutanan, saya kira kontribusi terbesar adalah, ketika saya pernah dididik di sekolah bernama Ikatan Pelajar Muhammadiyah,” ujarnya. 

Banyak hal ia pelajari di IPM. Mulai dari bagaimana cara memegang palu sidang, berdebat, memimpin rapat, membangun tradisi organisasi yang baik, hingga melakukan praktik demokrasi di tubuh organisasi, yang dalamnya ada transparansi dan akuntabilitas. Semua itu telah ia serap sebagai bekal menghadapi kehidupan yang akan datang sejak memimpin IPM pada tingkat ranting di Garut, Jawa Barat. Hingga menjadi pimpinan pucuk di IPM pada 2000-2002 silam. 

“Pendek kata kita belajar berdemokrasi, berdebat, dikritik dan diberikan saran. Ini sangat luar biasa,” ucapnya. 

Dalam konteks tersebut, Raja Juli ingin memberikan motivasi kepada seluruh kader, bahwa berproses di IPM akan memberikan cakrawala baru untuk membuka kesempatan seluas-luasnya. 

“Ini tentu menjadi tradisi yang baik untuk melakukan rekonsoliasi,” tegasnya. 

Dalam perjalanan waktu 64 tahun, IPM memiliki tradisi baik untuk terus belajar, berkembang, berproses menjadi pemimpin sejak dini. Membiasakan diri banyak bekerja dan sedikit bicara. Meskipun dalam lanskap perpolitikan Indonesia, setiap pemimpin diharuskan untuk banyak bekerja dan bicara secara simultan. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) terus menunjukkan komitmennya d....

Suara Muhammadiyah

13 November 2025

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah – Pelantikan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Ti....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Indonesia menargetkan diri untuk masuk dalam tiga besar destinasi wisat....

Suara Muhammadiyah

23 June 2025

Berita

UNM dan SMP Unismuh Kolaborasi Pengabdian Masyarakat MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Lembaga P....

Suara Muhammadiyah

5 October 2025

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah – MPKU PP Muhammadiyah melalui program USAID MENTARI-PHC kembali ....

Suara Muhammadiyah

12 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah