Menuju Aceh Tamiang, 3 Dosen UNIMMA Diterjunkan Dampingi Pemulihan Psikososial

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
118
Istimewa

Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menerjunkan tiga dosen relawan psikososial ke Aceh Tamiang. Ketiganya adalah Rayinda Faizah, M.Psi., Psi., Aning Az Zahra, M.A., dan Muhammad Adha Alfarisi, M.Psi., Psi., yang merupakan dosen Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) UNIMMA. Para relawan akan menjalankan tugas kemanusiaan selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 4 hingga 17 Januari 2026.

Sebelum keberangkatan, Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, SE., MSI, secara resmi melepas para relawan pada Sabtu (3/1) di Ruang Sidang Rektorat Kampus 2 UNIMMA. Pengiriman relawan ini menjadi bentuk respons UNIMMA pada fase kedua penanganan bencana, yaitu tahap pemulihan pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan bahwa kampus memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk merespons cepat situasi kebencanaan, khususnya di wilayah terdampak parah seperti Aceh Tamiang. “Sebagai bagian dari Muhammadiyah, UNIMMA harus sigap hadir dalam situasi kebencanaan. Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah dengan dampak paling parah, sehingga kehadiran relawan psikososial sangat dibutuhkan. Saya berpesan agar seluruh relawan selalu berhati-hati di lapangan, menjaga kesehatan, namun tetap memberikan pelayanan yang optimal bagi para korban terdampak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor juga mengapresiasi semangat dan dedikasi para relawan yang siap terjun langsung ke lokasi bencana. “Semangat kalian luar biasa. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian ini. Jalin silaturahmi yang baik selama bertugas. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan memberikan keberkahan atas ikhtiar kemanusiaan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Rayinda Faizah, M.Psi., Psi., mengungkapkan kesiapan tim untuk memberikan dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam membantu proses pemulihan trauma. “Kami berupaya hadir untuk mendampingi para korban bencana agar dapat bangkit secara psikologis. Dukungan emosional dan pendampingan psikososial menjadi bagian penting dalam fase pemulihan. Semoga kehadiran kami ini dapat memberikan manfaat dan menguatkan masyarakat Aceh Tamiang,” tuturnya.

Keberangkatan relawan UNIMMA ini menjadi bagian dari gerakan One Muhammadiyah, One Response (OMOR), sebuah sistem respons kebencanaan Muhammadiyah yang mengintegrasikan seluruh potensi persyarikatan dalam satu komando aksi kemanusiaan. Dalam misi ini, relawan UNIMMA tergabung bersama tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah untuk memberikan layanan terpadu bagi masyarakat terdampak.

Adapun melalui pengiriman relawan psikososial ini, menegaskan kehadiran UNIMMA sebagai kampus yang tidak hanya berperan di ruang akademik, tetapi juga turun langsung menjawab kebutuhan kemanusiaan, bergerak cepat bersama Muhammadiyah dalam mendampingi penyintas bencana di berbagai wilayah.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan s....

Suara Muhammadiyah

4 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tingginya angka pengangguran nasional di tengah pesatnya perkembang....

Suara Muhammadiyah

16 December 2025

Berita

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Suasana cerah pada Ahad, 2 Februari 2025. Di Masjid Khalifah Ahmad Al ....

Suara Muhammadiyah

14 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKES....

Suara Muhammadiyah

4 January 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kota Surabaya kembali mempert....

Suara Muhammadiyah

25 November 2025