Menuju Aceh Tamiang, 3 Dosen UNIMMA Diterjunkan Dampingi Pemulihan Psikososial

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
251
Istimewa

Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menerjunkan tiga dosen relawan psikososial ke Aceh Tamiang. Ketiganya adalah Rayinda Faizah, M.Psi., Psi., Aning Az Zahra, M.A., dan Muhammad Adha Alfarisi, M.Psi., Psi., yang merupakan dosen Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) UNIMMA. Para relawan akan menjalankan tugas kemanusiaan selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 4 hingga 17 Januari 2026.

Sebelum keberangkatan, Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, SE., MSI, secara resmi melepas para relawan pada Sabtu (3/1) di Ruang Sidang Rektorat Kampus 2 UNIMMA. Pengiriman relawan ini menjadi bentuk respons UNIMMA pada fase kedua penanganan bencana, yaitu tahap pemulihan pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan bahwa kampus memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk merespons cepat situasi kebencanaan, khususnya di wilayah terdampak parah seperti Aceh Tamiang. “Sebagai bagian dari Muhammadiyah, UNIMMA harus sigap hadir dalam situasi kebencanaan. Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah dengan dampak paling parah, sehingga kehadiran relawan psikososial sangat dibutuhkan. Saya berpesan agar seluruh relawan selalu berhati-hati di lapangan, menjaga kesehatan, namun tetap memberikan pelayanan yang optimal bagi para korban terdampak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor juga mengapresiasi semangat dan dedikasi para relawan yang siap terjun langsung ke lokasi bencana. “Semangat kalian luar biasa. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian ini. Jalin silaturahmi yang baik selama bertugas. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan memberikan keberkahan atas ikhtiar kemanusiaan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Rayinda Faizah, M.Psi., Psi., mengungkapkan kesiapan tim untuk memberikan dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam membantu proses pemulihan trauma. “Kami berupaya hadir untuk mendampingi para korban bencana agar dapat bangkit secara psikologis. Dukungan emosional dan pendampingan psikososial menjadi bagian penting dalam fase pemulihan. Semoga kehadiran kami ini dapat memberikan manfaat dan menguatkan masyarakat Aceh Tamiang,” tuturnya.

Keberangkatan relawan UNIMMA ini menjadi bagian dari gerakan One Muhammadiyah, One Response (OMOR), sebuah sistem respons kebencanaan Muhammadiyah yang mengintegrasikan seluruh potensi persyarikatan dalam satu komando aksi kemanusiaan. Dalam misi ini, relawan UNIMMA tergabung bersama tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah untuk memberikan layanan terpadu bagi masyarakat terdampak.

Adapun melalui pengiriman relawan psikososial ini, menegaskan kehadiran UNIMMA sebagai kampus yang tidak hanya berperan di ruang akademik, tetapi juga turun langsung menjawab kebutuhan kemanusiaan, bergerak cepat bersama Muhammadiyah dalam mendampingi penyintas bencana di berbagai wilayah.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah – Hizbul Wathan (HW) adalah gerakan kepanduan otonom di ling....

Suara Muhammadiyah

13 December 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bonus demografi menjadi sebuah tantangan krusial yang mesti p....

Suara Muhammadiyah

13 July 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban yang selama ini dilaku....

Suara Muhammadiyah

28 May 2024

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Dewan Pers memberi apresiasi pada gagasan jurnalisme profetik ya....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMK Muhiyo) menyelenggarakan Wo....

Suara Muhammadiyah

22 June 2024