YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yatim Putra Muhammadiyah (YPM) Yogyakarta merayakan resepsi milad ke-105, Sabtu (10/10) di Kompleks LKSA YPM Lowanu Yogyakarta yang dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman.
Tri Haryanto mengatakan, Milad ke-105 PAYPM Yogyakarta ini mengusung tema “Dari Al-Maun untuk Peradaban: 105 Tahun Mencetak Generasi Tangguh dan Mandiri.”
Menurut Tri, eksistensi keberadaan panti asuhan tidak sekadar sebagai tempat pengasuhan, tetapi sebagai pusat kehidupan.
“Pusat peradaban, pusat perjuangan dan pergerakan kepemudaan, dan pusat pergerakan kerukunan umat beragama,” jelas Kepala LKSA Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta tersebut.
Di samping itu, PAYPM Yogyakarta terus berupaya hadir sebagai panti asuhan yang mandiri. Manifestasi otentiknya dengan diluncurkannya unit usaha mandiri Madu Surya Asy-Syifa.
“Yang Insyaallah akan terus diikuti oleh unit-unit usaha mandiri lainnya,” sambung Tri.
Dalam momen milad ini, PAYPM Yogyakarta turut diluncurkan tiga program pengembangan strategis. Pertama, peluncuran Mars PANTI. Tri mengemukakan, peluncuran ini sebagai sebuah karya monumental yang menandai perjalanan panti yang lahir sejak 1921.
“Mars ini menjadi wujud syukur atas dedikasi panti dalam membimbing, mendampingi, dan mengantarkan anak-anak munju masa depan yang cerah,” terangnya.
Kedua, peluncuran PAY WisataMu. Ini sebagai biro jasa wisata bekerja sama dengan PT Optima Zenith Nusantara yang visinya menghadirkan wisata halal yang nyaman dan berkualitas.
“Baik (wisata) dari Yogyakarta ke luar Yogyakarta, sebaliknya dari luar ke Yogyakarta. Semua bisa kita layani,” jelasnya.
Ketiga, Program Pusat Talenta Digital Ahmad Dahlan. “Bekerja sama dengan Kominfo Kota Yogyakarta dan Life Media,” imbuhnya.
Keempat, peluncuran Perpustakaan Literasi Ahmad Dahlan. Tri mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (ARPUSDA) Kota Yogyakarta.
“Melalui berbagai unit kegiatan dan usaha pengembangan ini, cita-cita besr kami adalah menjadikan LKSA PAYPM Muhammadiyah Yogyakarta sebagai panti percontohan dan rujukan nasional hingga tingkat Asia,” ujarnya.
Sisi lain, Ketua PDM Kota Yogyakarta Aris Madani menyingkap, banyak alumni LKSA Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta yang lahir orang-orang besar di republik ini. Karena itu, ia berpesan agar jangan takut bermimpi menjadi orang-orang hebat.
“Karena langit tidak pernah membatasi mimpi-mimpi kalian. Jangan pernah minder karena kalian tinggal di panti. Orang lahir boleh lahir dengan fasilitas, tapi kalian lahir dengan mentalitas,” tegas Aris.
Demikian mesti punya mental tangguh. “Yang menang bukan yang paling banyak fasilitasnya, tapi yang menang adalah yang paling kuat mentalnya,” imbuhnya. Dari situ lahir jadi orang tangguh dan mandiri.
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Asrori menyampaikan selamat atas milad ke-105 LKSA YPM Yogyakarta. “Ini adalah gerakan nyata bagaimana kita mengamalkan nilai-nilai yang ada dalam Al-Qur’an khususnya surat Al-Maun,” seraya berharap ke depan LKSA YPM Yogyakarta menciptakan generasi tangguh dan mandiri.
Sisi lain, Agus turut mengucapkan selamat milad ke-105 LKSA YPM Yogyakarta. “Semoga apa yang kita ikhtiarkan terus mendapatkan dan rahmat dan rida Allah,” ujarnya.
Ia mendoakan agar jasa para pendahulu yang membesarkan LKSA YPM Yogyakarta mendapatkan balasan terbaik dari sisi Allah.
“Dan yang lebih dari itu, semoga selanjutnya LKS ini terus memberikan kontribusi terbaik menjadi LKS yang berkemajuan, memberi warna terbaik untuk umat dan bangsa,” tandas Agus. (Cris)

