Muhammadiyah Mendorong Sekolah Yang Memuliakan

Suara Muhammadiyah

11 July 2026

149
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PAMULANG, Suara Muhammadiyah - Di tengah perkembangan IPTEK dan budaya kompetitif yang semakin kompleks, keberhasilan sekolah sebagai salah satu pilar pendidikan tentu tidak hanya cukup jika diukur oleh pelaksanaan ajar-mengajar. Sekolah, dengan segala sistem dan pelaksanaan perangkatnya harus mampu memberikan kemuliaan.

Pandangan itu disampaikan oleh Staf Ahli Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr. Gufron Amirullah, M.Pd., pada materi dalam Rapat Kerja SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang (SMAM DUMA), yang mengangkat tema “Penguatan Ideologi Muhammadiyah dalam Membangun Budaya Sekolah yang Berkemajuan” yang berlangsung pada hari Kamis (9/7/2026). 

Menurutnya, sekolah yang berkemajuan itu identik dengan sekolah memuliakan semua unsur di lingkungan pendidikan. Agar sekolah mampu melahirkan kualitas lulusan yang mantap dalam pengetahuan akademik, kemampuan berpikir, manajemen diri, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dengan tim, dan kemampuan kompetisi dalam hal kebaikan.

“Sekolah yang memuliakan merupakan sekolah yang dapat mengimplementasikan  kerangka berpikir pendidikan yang holistik. Yaitu, sekolah yang ditunjukkan untuk menciptakan khilafah, The whole person, dan berlandaskan pada konsep halal yang bermanfaat terhadap sesama yang mengedepankan nilai keadilan”, ucapnya.

Agar sekolah bisa menunjukkan perannya yang memuliakan, sekolah harus menghadirkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan memberi kesempatan  kepada para murid untuk berkembang sesuai potensi, bakat, serta keunikannya. Dengan adanya lingkungan yang seperti itu, prestasi akademik dapat dipandang sebagai bagian dari proses pendidikan.

Pandangan seperti itu menjadi relevan seiring dengan perubahan lanskap pendidikan yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital. Saat ini, akses terhadap pengetahuan semakin terbuka, sementara kecerdasan artifisial juga merupakan bagian dari proses pembelajaran. 

Pada sisi yang lain, sekolah menghadapi tantangan untuk tetap menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, integritas, bertanggung jawab, dan peduli—nilai-nilai ini yang tidak dapat digantikan oleh teknologi secanggih apa pun.

Oleh karena itu, Gufron menilai selain pentingnya inovasi pendidikan yang memanfaatkan perangkat digital dan pembaruan metode pembelajaran, inovasi pendidikan juga harus memperkuat kualitas relasi antar manusia di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hal ini agar proses pendidikan tetap berorientasi pada pembentukan karakter.

Dalam konteks tersebut, ia mendorong agar sekolah, khususnya sekolah Muhammadiyah agar mampu mengembangkan proses pembelajaran yang eksploratif, eksplanatif, dan konfirmatif. Menurutnya, pengembangan-pengembangan perlu dilandaskan oleh nilai-nilai keislaman yang selama ini menjadi ciri dari pendidikan Muhammadiyah.

Rapat Kerja SMAM DUMA yang diikuti oleh unsur pimpinan sekolah, guru, dan tenaga kependidikan ini menjadi forum evaluasi sekaligus agenda penyusunan program kerja  tahun ajaran 2026/2027. Tema materi “Sekolah Muhammadiyah yang Memuliakan” dipilih sebagai arah penguatan sekolah untuk memantapkan mutu layanan pendidikan.

Menanggapi materi ini, Kepala SMAM DUMA, Dr. Hartono Rahimi, M.A., mengungkapkan bahwa pemaparan-pemaparan yang disampaikan oleh Pak Gufron ini menjadi salah satu rujukan dalam kebijakan sekolah SMAM DUMA. Konsep itu menguatkan moto ramah kepada semua yang sudah berjalan di sekolah.

“Semangat memuliakan akan dimasukkan ke dalam agenda penguatan budaya SMAM DUMA. Karena kita ingin semua stakeholder selalu berbahagia di sekolah dan di rumah”, ucapnya.

Semangat memuliakan yang diusung dalam kegiatan Rapat Kerja SMAM DUMA menjadi bagian dari ikhtiar sekolah untuk memperkuat pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. 

Di tengah tantangan zaman yang dihadapi, sekolah diharapkan tetap menjadi tempat bertumbuhnya ilmu, akhlak, dan kepedulian, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul dalam kompetensi sekaligus kokoh dalam nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Kalimat "Selamat Datang Sang Pencerah Muda" terpampang megah d....

Suara Muhammadiyah

19 September 2025

Berita

Gelar Pelepasan Siswi Kelas XII Tahun Pelajaran 2023/2024 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mad....

Suara Muhammadiyah

18 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Badan Semi Otonom (Basnom) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ....

Suara Muhammadiyah

22 September 2025

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Perempuan memiliki peran penting menghadapi tantangan global. Pesan....

Suara Muhammadiyah

15 October 2024

Berita

ASAHAN, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Halaman Masjid Taqwa Gambir Baru, dengan mengusung tema &l....

Suara Muhammadiyah

31 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah