Mundakir Resmi Dikukuhkan sebagai Rektor UM Surabaya Periode 2024-2028

Suara Muhammadiyah

10 December 2024

1453
Pelantikan Rektor UM Surabaya Periode 2024-2028. Doc. UM Surabaya

Pelantikan Rektor UM Surabaya Periode 2024-2028. Doc. UM Surabaya

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Biduk kepemimpinan baru Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur. Mundakir ditetapkan sebagai Rektor periode 2024-2028. Ia menggantikan rektor sebelumnya yakni Sukodiono. Pelantikan Rektor ini dilaksanakan pada Senin (9/12) di Auditorium Lantai 13 At-Tauhid Tower UM Surabaya.

Mundakir dilantik oleh Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah Khudzaifah Dimyati. Dan dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Jajaran Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, Muhammad Saad Ibrahim, dan Syafiq A Mughni.

Seusai dilantik, Mundakir menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk membawa Kampus UM Surabaya ke depan jauh lebih unggul dan berkemajuan.

“Saya sadar betul, tidak banyak orang diberi amanah dan tantangan untuk berkhidmat di Persyarikatan Muhammadiyah,” tuturnya.

Melihat kepemimpinan Sukodiono, Mundakir mengungkapkan UM Surabaya telah menunjukkan perkembangan sangat baik. Ini merupakan bukti kerja keras seluruh civitas akademika sehingga dapat bersanding dan sejajar dengan perguruan tinggi lainnya.

“Kita bersyukur UM Surabaya sudah sedemikian (bagus). Tapi inilah tantangan bagi saya,” katanya.

Selama kepemimpinannya, Mundakir akan melanjutkan seluruh program sebagaimana telah dicanangkan oleh rektor sebelumnya. Apalagi, UM Surabaya telah meraih akreditasi unggul oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Capaian ini tentu tidak mungkin terjadi kalau sistem kinerja, pendidikan, penelitian semuanya tidak baik. Tentunya tidak mungkin,” ujarnya.

Untuk itu, Ia memiliki visi utama yakni transformasi berkelanjutan. Di antaranya mencakup tiga hal, pertama penguatan kapasitas Sumberdaya Insani. Kedua, penguatan implementasi AL-Islam Kemuhammadiyahan (AIK). Dan ketiga, penguatan program internasionalisasi dan digitalisasi kampus.

Sementara, Sukodiono berpesan kepada Mundakir agar menjaga keikhlasan. “Keikhlasan itu harus betul-betul dijaga dalam menjalankan misi Persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya. Tanpa keikhlasan, semuanya akan menjadi beban. “Insyaallah dengan keikhlasan, semuanya akan diringkankan oleh Allah,” sambungnya.

Lalu menjaga kualitas. Sebagai PTM terakreditasi unggul, Sukodiono meminta Mundakir agar dapat menjaga kualitas. “Tugas berat adalah bagaimana menjaga kualitas UM Surabaya yang tentu sudah punya roadmap yang harus betul-betul dijalankan dan dijaga,” pesannya.

Berikutnya, menjaga kondusifitas. Menurutnya, kondusifitas kampus sangat penting untuk menjaga kondisi kampus agar tetap berjalan sebagaimana semestinya. “Tidak ada rival, kompetitor, yang ada semuanya adalah teman. Maka rangkul semuanya,” ajaknya.

Dan, menjaga kesejahteraan dosen dan karyawan. Sukodiono meminta agar hal ini diperhatikan secara saksama. “Jangan sampai kita menzalimi anak buah kita tidak bisa menyejahterakan. Tentu sesuai dengan kemampuan UM Surabaya,” timpal Ketua PWM Jawa Timur tersebut.

Acara ini juga melaunching buku karya Mundakir “Jalan Dakwah Sukodiono” dan “Oase Panjang Merawat Kader karya Arin Setyowati dkk. Kedua buku ini dilaunching secara spesial oleh Haedar Nashir. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCA) Kesugihan Cilacap mengadakan Bazar ....

Suara Muhammadiyah

25 March 2025

Berita

THAILAND, Suara Muhamadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A Mughni, menjalin sila....

Suara Muhammadiyah

31 January 2025

Berita

KEPULAUAN SERIBU, Suara Muhammadiyah - Saat berada di sebuah tempat, meninggalkan jejak yang berkesa....

Suara Muhammadiyah

12 January 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tahfidz Qur’an merupakan salah satu program unggulan yang ada di....

Suara Muhammadiyah

20 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kali keempat salah satu pondok pesantren di Kota Pekalongan menghad....

Suara Muhammadiyah

1 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah