JEPARA, Suara Muhammadiyah - Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tahunan kembali menunjukkan konsistensinya dalam melayani jamaah melalui kegiatan buka puasa bersama di Masjid Al-Istiqomah Tahunan. Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang bulan Ramadhan sebagai bagian dari dakwah sosial persyarikatan, yang didukung oleh shodaqoh jamaah dan para donatur serta dikelola secara amanah dan bertanggung jawab oleh panitia, Selasa, 17 Februari 2026.
Pelaksanaan buka puasa dilakukan setiap hari menjelang waktu Magrib. Rangkaian kegiatan diawali dengan kultum Ramadhan, kemudian dilanjutkan berbuka puasa bersama dan shalat Magrib berjamaah. Pelaksanaan imam dan penceramah mengacu pada jadwal resmi yang disusun oleh Takmir Masjid Al-Istiqomah Tahunan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, terkoordinasi, dan khusyuk.
Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Tahunan, Lis Corini, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk nyata dakwah bil hal yang secara konsisten dilakukan untuk memperkuat kepedulian sosial dan ukhuwah jamaah.
“Shodaqoh buka puasa ini merupakan wujud dakwah bil hal ‘Aisyiyah dalam menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat ukhuwah jamaah. Kami berupaya menjaga amanah para donatur agar seluruh kegiatan dapat terlaksana secara tertib, sederhana, dan memberikan manfaat nyata bagi jamaah,” ujarnya.
Konsistensi pelayanan tersebut juga ditopang oleh keterlibatan aktif anggota PRA Tahunan. Fitri, salah satu anggota yang mendapat tugas piket menyiapkan buka puasa, menuturkan bahwa keterlibatan tersebut menjadi sarana pembelajaran sekaligus pengabdian.
“Kami bertugas secara bergiliran menyiapkan buka puasa. Selain melayani jamaah, kegiatan ini juga melatih kebersamaan, keikhlasan, serta menumbuhkan semangat berbagi di bulan Ramadhan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Lis Corini menjelaskan bahwa melalui kegiatan buka puasa bersama ini, PRA Tahunan berharap suasana Ramadhan di Masjid Al-Istiqomah Tahunan semakin semarak, jamaah semakin khusyuk dalam beribadah, serta nilai-nilai kepedulian sosial terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
Ia menambahkan dengan mengutip QS. Al-Baqarah ayat 261, bahwa infak dan shodaqoh yang dikeluarkan di jalan Allah SWT tidak akan berkurang, melainkan dilipatgandakan pahalanya. Setiap hidangan yang disajikan untuk jamaah, setiap tenaga yang dicurahkan oleh panitia, serta setiap rupiah yang disedekahkan dengan niat ibadah merupakan amal kebajikan yang terus berkembang dan bernilai amal jariyah.
“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus biji.”
(QS. Al-Baqarah: 261)
Melalui ayat tersebut, Islam menegaskan bahwa nilai kebaikan tidak diukur dari besarnya nominal, melainkan dari keikhlasan, tujuan, dan kemanfaatannya bagi umat. Oleh karena itu, shodaqoh buka puasa tidak hanya memberi manfaat sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar dakwah yang mencerahkan.
Di akhir keterangannya, Ketua PRA Tahunan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh donatur dan jamaah atas dukungan serta partisipasi yang diberikan. Ia berharap seluruh amal ibadah dan shodaqoh yang telah ditunaikan mendapatkan balasan pahala berlipat dan keberkahan yang berkelanjutan dari Allah SWT. (Muslim)

