JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kembali menorehkan prestasi di ajang olahraga nasional. Pada IPB Championship 2026, kontingen UMJ sukses membawa pulang tujuh medali, tiga di antaranya emas dan empat perak, yang berlangsung di Kampus IPB Darmaga, Bogor, pada Jumat hingga Minggu (29–31 Mei 2026) lalu.
Dekan Fakultas Teknik UMJ, Dr. Ir. Irfan Purnawan, S.T., M.Chem.Eng., IPM., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan para atlet. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMJ tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berkompetisi dan berprestasi di tingkat nasional. Semangat juang, disiplin, dan sportivitas yang ditunjukkan selama kejuaraan patut diapresiasi,” ungkapnya.
Menurutnya, pencapaian tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan kemahasiswaan yang holistik. Pembinaan ini tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga mengembangkan minat, bakat, karakter, dan kepemimpinan mahasiswa.
Pelatih Tapak Suci UMJ, Eko Cahyono menyampaikan bahwa persiapan menuju kejuaraan berlangsung intensif selama satu bulan melalui Training Camp (TC). “Latihan yang kami jalani padat dan fokus, namun pengalaman yang diperoleh sangat berharga. Hampir 90 persen atlet baru pertama kali ikut kejuaraan, sehingga setiap pertandingan menjadi pembelajaran penting,” ujarnya.
Salah satu atlet peraih emas, Muhammad Keitaro, Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UMJ mengaku bangga dengan pencapaian yang diraih. “Alhamdulillah, saya berhasil meraih juara pertama di kategori Tanding Dewasa Pemula Putra Kelas D Pool 1. Pencapaian ini merupakan buah dari latihan panjang, disiplin, dan dukungan penuh dari pelatih, rekan tim Tapak Suci, serta keluarga,” jelasnya.
Keitaro juga menambahkan bahwa persiapan meliputi peningkatan teknik bertanding, kondisi fisik, daya tahan, serta mental, selain menjaga pola makan dan waktu istirahat agar performa maksimal saat kejuaraan. Ia mengakui tantangan terbesar adalah menyeimbangkan kegiatan perkuliahan dengan latihan intensif, serta menghadapi tekanan dari lawan-lawan yang berasal dari berbagai daerah.
“Ke depan, saya berharap Tapak Suci UMJ terus berkembang dan mampu menghasilkan lebih banyak atlet berprestasi. Saya juga ingin nama UMJ dapat terus harum di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Keitaro.
Para peraih medali emas adalah Dina Maharani (Kelas A Putri), Muhammad Keitaro (Kelas D Putra), serta Citra Wahyuni Saputra (Kelas H Putri). Sementara medali perak diraih oleh Shaokat Isror Al Tamis (Kelas A Putra), Aulia Zein dan Denil Ariftia (Kelas B Putra), serta Fathan Arroyan (Kelas G Putra).
Keberhasilan ini menegaskan konsistensi UMJ dalam mendukung pengembangan atletik dan olahraga prestasi, sekaligus memperkuat reputasi universitas di kancah nasional.

