Pangsa Pasar Segmentif, Deni Asy'ari: Aisyi Tower Punya Potensi Besar

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1600
Deni Asy'ari. Foto: Cris

Deni Asy'ari. Foto: Cris

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Aisyi Tower Klaten akan segera menjadi babak baru pergerakan perhotelan pertama yang diinisiasi oleh PDA Kota Klaten. Sejak dilakukan ground breaking pada Sabtu (16/11), Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah Deni Asy'ari mengaku optimis akan menjadi pemompa denyut nadi perekonomian Aisyiyah Klaten.

"Keberadaan Aisyi Tower Klaten ini sudah melalui analisa sangat panjang. Kesimpulannya bahwa keberadaannya secara bisnis Insyaallah sangat strategis," ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut ada beberapa jangkar alasan yang rasional. Pertama, adanya segmen pasar ideologis, segmentif, dan luas. "Kami melihat secara pasar segmentif, Aisyi Tower memiliki potensi yang sangat strategis," tuturnya.

Karena itu, Deni mengajak ketika Aisyi Tower Klaten sudah berdiri, segenap warga Persyarikatan dapat memanfaatkan. "Sekian banyak warga kita yang selama ini menggunakan hotel-hotel orang lain, mulai saat ini setelah Aisyi Tower bisa dimanfaatkan," sambungnya.

Kedua, secara kompetitor, pangsa pasar perhotelan tidak terlalu ketat. "Berbeda dengan Yogyakarta yang punya kompetitor bisnis perhotelan sangat banyak," tegasnya. Maka, lanjut Deni, hal ini memberikan kans positif untuk menghadirkan Aisyi Tower di Kota Klaten.

"Sering warga yang ingin beraktivitas menginapnya di Solo atau di Yogyakarta. Karena tidak ada alternatif penginapan yang memadai di Klaten. Secara kompetitor, ini memberikan peluang sangat bagus hadirnya Aisyi Tower," katanya.

Ketiga, secara jejaring, sebelum Aisyi Tower, telah hadir SM Tower Malioboro Yogyakarta. Deni memiliki secercah harapan agar di setiap daerah berdiri hal serupa sebagai ikon baru untuk menghidupkan mesin perekonomian. 

"Sekarang ada keinginan besar bagaimana setiap daerah apakah Muhammadiyah dan Aisyiyah hadir branding-branding yang sama yaitu tower-tower yang lainnya dalam bentuk properti perhotelan," ungkapnya.

Semua itu, lanjut Anggota Bidang Pendidikan dan Kader Pimpinan Ranting Muhammadiyah Ngestiharjo Selatan ini, sebagai pengejawantahan dari amanah Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar, Sulawesi Selatan. Yakni menjadikan ekonomi sebagai gerakan prioritas.

"Saya sangat takjub ini sebuah keberanian dibawah gerakan ibu-ibu mengawali bisnis tidak kecil, tapi langsung mengambil bisnis yang betul-betul berkelas yaitu properti hotel bernama Aisyi Tower. Ini wujud jihad lil muwajahah bukan lil mu’aradhah," tandasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya Dr HM Ridlwan ....

Suara Muhammadiyah

11 September 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - FKIP UHAMKA mengadakan Jakarta AI Robotic Festival, salah satu tujuan ....

Suara Muhammadiyah

10 February 2025

Berita

Tasikmalaya, Suara Muhammadiyah – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen)....

Suara Muhammadiyah

16 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perdebatan mengenai perlu atau tidaknya teknologi kecerdasan b....

Suara Muhammadiyah

13 November 2025

Berita

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Bantuan Hukum Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Aisyiyah....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah