SOLO, Suara Muhammadiyah — Dalam semangat Ramadan yang penuh makna, ParagonCorp, sebagai Purposeful Beauty Tech Company asal Indonesia, bersama Wardah menghadirkan ruang refleksi dan penguatan peran perempuan lintas generasi melalui kolaborasi dengan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo pada Ahad(8/3). Mengusung semangat #KebaikanTanpaBatas dan #TenangKuatkanLangkahmu, kegiatan ini mengajak perempuan untuk kembali memaknai peran iman dalam keluarga sekaligus memperluas dampaknya bagi kehidupan sosial.
Kegiatan ini dihadiri ratusan perempuan dari berbagai komunitas yang menjadi bagian dari ekosistem kolaboratif Paragonation, ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas, akademisi, dan generasi muda untuk saling terhubung dan bertumbuh. Acara ini juga diramaikan oleh ribuan warga Kota Surakarta yang hadir di kawasan masjid, menjadikan Ramadan sebagai momentum bagi perempuan lintas generasi untuk merefleksikan nilai iman sekaligus meneguhkan perannya dalam membentuk karakter generasi dan lingkungan sekitarnya.
Salah satu sesi utama dalam kegiatan ini adalah talkshow bertema “Meneguhkan Iman, Menemukan Ketenangan, Menguatkan Peran Perempuan Lintas Generasi.” Melalui refleksi kisah dalam Surah Maryam, diskusi ini mengajak peserta melihat kembali bagaimana iman yang kuat dapat menjadi sumber ketenangan sekaligus kekuatan bagi perempuan dalam menjalankan berbagai perannya, baik di dalam keluarga, komunitas, maupun ruang publik.
Dalam sesi tersebut, Dhini Aminarti, Paragon Community Ambassador, berbagi pandangannya mengenai pentingnya menjaga ketenangan dan nilai diri di tengah dinamika kehidupan modern. Ia menyoroti bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai dan membentuk karakter generasi, sekaligus tetap menjaga integritas diri di tengah sorotan dan ekspektasi sosial.
Sementara itu, Ivana Amelia, influencer santri dari Pondok Buntet Pesantren Cirebon, mengajak perempuan muda, khususnya generasi Z, untuk berani memegang nilai dan identitasnya di tengah arus budaya digital yang begitu cepat. Menurutnya, keberanian menjaga iman dan prinsip justru menjadi kekuatan yang membuat perempuan mampu melangkah dengan percaya diri dan memberi dampak positif bagi lingkungannya.
Diskusi juga diperkaya oleh pandangan Venessa Respati, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta, yang menyoroti pentingnya peran perempuan dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus membentuk karakter generasi di tengah tantangan zaman. Ia menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai, menghadirkan ketenangan dalam keluarga, serta menjaga harmoni sosial di masyarakat.
Refleksi atas kisah Maryam menjadi benang merah dalam percakapan tersebut. Sosok Maryam menunjukkan bahwa ketenangan dan keteguhan iman bukanlah tanda kelemahan, melainkan sumber kekuatan bagi perempuan untuk tetap teguh dalam nilai, bahkan di tengah ujian dan tekanan sosial.
Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai aktivasi dari Wardah, mulai dari Skin Class di Perpustakaan Masjid yang mengedukasi peserta tentang pentingnya perawatan kulit yang bersih, halal, dan aman, hingga booth interaktif di area serambi masjid yang menyediakan pengalaman Personal Color Analysis dan Skin Check bagi para peserta.
Pada kesempatan yang sama, Paragon turut melakukan simbolisasi penyerahan dana zakat sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperluas dampak kebaikan, khususnya di bulan Ramadan.
Suci Hendrina, Head of Corporate Social Responsibility ParagonCorp, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak Masjid Raya Sheikh Zayed Solo atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini. Bertepatan dengan momentum Hari Perempuan Internasional, talkshow ini mengangkat pelajaran dari kisah Maryam dalam Surah Maryam tentang keteguhan, ketenangan, serta peran perempuan dalam menghadirkan dampak bagi sekitarnya.
