PCNA Pengasih Dorong Peran Perempuan Muda dalam Pelestarian Lingkungan

Suara Muhammadiyah

27 May 2024

1957
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KULONPROGO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Pengasih menggelar acara Kajian Nasyiatul Aisyiyah Pengasih (KINASIH) #2 di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Kulon Progo. Kajian bertema "Peran Perempuan untuk Keadilan dan Pelestarian Lingkungan" ini dihadiri oleh 30 peserta perempuan muda.

Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut diawali dengan sambutan dari Asnara Dwi Pangesti, Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Kesehatan dan Lingkungan PCNA Pengasih. Dalam kegiatan ini, Suyati, S.Pd., selaku Ketua Umum PCNA Pengasih, juga turut memberikan sambutan untuk mengawali kegiatan ini dengan optimisme gerakan perempuan dalam isu lingkungan.

Drs. Subiyanto, M.Pd., Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kapanewon Pengasih, hadir membuka acara dengan memberikan sambutan yang menginspirasi. Beliau menekankan bahwa Muhammadiyah memiliki fokus yang kuat dalam menggarap isu lingkungan, serta berharap agar generasi muda, terutama perempuan, dapat turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Materi pertama dalam acara ini disampaikan oleh Drs. Amir Ma'ruf, MA., Koordinator Adiwiyata dan Zona Integritas MAN 2 Kulon Progo sekaligus Anggota Dewan Pimpinan Pusat HPAI. Adiwiyata, secara definisi, merupakan sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan, baik di sekolah, masyarakat, maupun rumah tangga. 

Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa kesehatan memiliki tiga dimensi penting: kesehatan makanan, kesehatan keluarga, dan kesehatan lingkungan. Beliau juga membagikan prinsip-prinsip dalam mewujudkan adiwiyata, yakni edukatif, partisipatif, berkelanjutan, dan kesetaraan. Kesadaran akan lingkungan, kata beliau, menjadi kunci utama dalam upaya peduli terhadap lingkungan sekitar.

Materi kedua yang disampaikan dalam KINASIH #2 adalah pemanfaatan sampah organik menjadi eco enzyme oleh Suharmiyati, S.Pd, M.Pd., Ketua Relawan Dunia Eco Enzyme Indonesia (RDEE). Eco enzyme merupakan salah satu upaya untuk memperpanjang usia sampah organik dengan cara mengolahnya menjadi bahan yang bermanfaat. Manfaat dari eco enzyme sendiri sangat beragam, mulai dari mengurangi limbah organik, menghasilkan bahan pembersih yang ramah lingkungan, hingga menyuburkan tanah dengan nutrisi yang diperlukan. Pemateri juga memberikan kesempatan bagi peserta KINASIH untuk melakukan praktik langsung dalam pembuatan eco enzyme, yang menjadikan acara ini lebih interaktif.

Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berfokus pada gerakan perempuan, senantiasa menyuarakan bahwa perempuan harus mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dalam KINASIH #2 ini peserta juga diajak untuk memulai pembiasaan memilah sampah. Peserta membuang dan memilah sampah masing-masing sesuai dengan tempat sampah yang sudah disediakan, yakni sampah kertas, plastik, organik, dan residu. Melalui kesadaran, edukasi, dan tindakan nyata seperti penggunaan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang dilakukan bersama-sama, dapat membangun lingkungan yang sehat dan lestari untuk generasi masa depan. 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Gema perayaan Milad Muhammadiyah ke-113 telah dimulai. Dalam balutan s....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah — Di era digital yang serba cepat dan terbuka, menjaga citra org....

Suara Muhammadiyah

11 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - “Kalau setiap hari kita belanja dan membawa pulang lima plast....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dirjen Haji dan Umrah Kemenag sekaligus Bendahara Umum Pimpinan ....

Suara Muhammadiyah

7 July 2025

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Nasyiatul 'Aisyiyah Pahandut (PCNA Pahandut) Kota....

Suara Muhammadiyah

24 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah