JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kehadiran fasilitas umum yang memadai menjadi angin segar bagi kelancaran aktivitas ibadah di tingkat akar rumput. Kondisi ini tercermin dalam suasana khidmat di Masjid Basyiru At-Taqwa, Penggilingan, yang baru saja meresmikan renovasi tempat wudu pada Jumat siang. Kegiatan yang dilaksanakan selepas salat Jumat ini merupakan wujud nyata kerja sama lintas lembaga dalam memperhatikan aspek sanitasi dan kenyamanan jamaah di lingkungan permukiman padat penduduk.
Pembangunan fasilitas ini berasal dari dana maslahat Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang dikerjakan oleh mitra BPKH yaitu Dompet Dhuafa. Dalam acara serah terima ini disaksikan oleh Anggota Komisi VIII DPR-RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, MA yang juga merupakan Wakil Ketua MPR-RI, Ketua PDM Jakarta Timur Prof. Dr. Mohammad Nur Rianto Al Arif beserta dengan perwakilan dari BPKH dan perwakilan dari Dompet Dhuafa.
Anggota Komisi VIII DPR-RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A., menyampaikan ekspresi dukungan penuh terhadap proses pembangunan Masjid Basyirut At-Taqwa terutama peran kerja sama antar lembaga BPKH, Dompet Dhuafa maupun Masjid sebagai fasilitas umum yang memberikan manfaat kepada masyarakat. Pengusulan bantuan dana maslahat BPKH ini diusulkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur.
“Mudah-mudahan ini menjadi amal soleh dan jalan kita menuju kemaslahatan jamaah, masyarakat, dunia serta akhirat. Dan saya juga berharap dorongan atau supporting berkelanjutan oleh BPKH maupun Dompet Dhuafa terutama penyelesaian bangunan utama masjid.” Pungkasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah(PDM) Jakarta Timur Prof. Dr M Nur Rianto Al Arif turut menyampaikan rasa senang dan bahagia atas kegiatan hari ini serta harapan support kedepan terhadap fungsi serta peran masjid.
”Kami atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur menyampaikan terima kasih banyak kepada Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, MA yang telah memberikan rekomendasi dalam pembangunan fasilitas toilet dan wudhu melalui dana maslahat BPKH. Bantuan dana maslahat ini berasal dari nilai manfaat atas kelolaan dana haji, hal ini menunjukkan bahwa dana maslahat BPKH ini sangat bermanfaat bagi umat”
Ketua DKM Dr. Parmuji menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua PDM Jakarta Timur yang telah bersedia menghubungkan dengan Anggota Komisi VIII dan BPKH dalam proses pembangunan fasilitas toilet dan tempat wudhu. Pembangunan fasilitas tempat wudhu dan toilet ini memakan biaya kurang lebih sebesar Rp 246 juta.
Segenap jamaah dan tokoh masyarakat setempat menyambut hangat kehadiran para tamu undangan yang telah memberikan perhatian pada pengembangan infrastruktur masjid di wilayah Penggilingan. Peresmian ini tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata, namun juga sebagai momentum untuk mempererat kerukunan dan semangat gotong royong antarwarga.

