YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta menggelar Syawalan sekaligus Mangubagyo Calon Jemaah Haji Keluarga Besar Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Sabtu (11/4) di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Acara ini dihadiri oleh guru dan karyawan Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta, pimpinan cabang, serta pimpinan ranting Muhammadiyah dan 'Aisyiyah se-Kota Yogyakarta.
Ketua PDM Kota Yogyakarta H Aris Madani, SPdI., MSI menyampaikan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan warga Muhammadiyah dengan seluruh pemangku kepentingan di Kota Yogyakarta.
"Dengan akrab dan kompak, kita akan optimis untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan di masa-masa yang akan datang," ujarnya.
Pengajian dalam acara ini diisi oleh Dr Nurkholis, SAg., MAg., Wakil Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang memberikan tausiyah di hadapan seluruh peserta.
253 Calon Jemaah Haji Siap Diberangkatkan
Salah satu agenda utama acara adalah pelepasan calon jemaah haji yang tergabung dalam KBIH Aisyiyah Kota Yogyakarta.
Dr. H Nur Ahmad Ghozali, S.Ag., M.A. Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY menyebut, tahun ini sebanyak 253 calon jemaah haji akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
"Saya teringat di tahun 2015 ketika saya menjadi Wakil Ketua PDM Kota Yogyakarta, hanya sekitar 50-an yang bergabung, Tapi Alhamdulillah, mengalami peningkatan dari 50 menjadi 100, menjadi 170, dan alhamdulillah sampai saat ini menjadi 253," ungkapnya penuh syukur.
Pertumbuhan jumlah jamaah ini, menurut Ghozali, mencerminkan kepercayaan warga Muhammadiyah dan masyarakat Kota Yogyakarta terhadap KBIH 'Aisyiyah. Ia pun berharap kepercayaan itu terus dijaga dengan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah.
"Kami melepas para tamu Allah dengan senantiasa berharap dan berdoa semoga Allah memudahkan setiap urusannya, menguatkan setiap langkah para jemaah," tuturnya.
Nur berharap , seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar dan sukses. "Insyaallah kembali ke tanah air dengan selamat, sehat, dan membawa predikat haji mabrur," harapnya.
Duta Kebaikan dari Kota Yogyakarta
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Drs Yunianto Dwisutono, turut memberikan sambutan dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang penuh makna.
"Haji adalah panggilan Allah bagi hambanya yang mampu. Oleh karena itu, bagi para jemaah haji, ini adalah nikmat yang sangat luar biasa," katanya.
Yunianto juga berpesan agar para jemaah menjadi duta kebaikan yang senantiasa menjaga nama baik Indonesia, khususnya Kota Yogyakarta selama berada di Tanah Suci.
Ia pun menitipkan doa kepada para jemaah agar Kota Yogyakarta senantiasa menjadi kota yang nyaman, aman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Di hadapan para peserta, Yunianto juga mengapresiasi peran besar Muhammadiyah dalam pembangunan Kota Yogyakarta, tidak hanya di bidang sosial keagamaan, tetapi juga dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan dalam ibadah haji meliputi kesabaran, keikhlasan, kebersamaan, dan persatuan sangat relevan bagi kemajuan Kota Yogyakarta. (Naf)
