PDM Takalar Rintis Pondok Pesantren Darul Arqam di Polongbangkeng Selatan

Publish

27 March 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1538
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TAKALAR, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Daerah Takalar kini sedang merintis pembangunan pondok pesantren yang diberi nama, Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Polombangkeng Selatan. 

Pendirian pesantren ini telah menjadi salah satu target dari pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Takalar periode 2022-2027.

Saat PDM Takalar melakukan pembebasan lahan seluas 3200 meter persegi dan pembebasan lahan akan dilakukan dengan menggerakkan semua potensi dan unsur yang dalam dalam persyarikatan.

Demikian ditegaskan Ketua PDM Takalar,  Dr. H. Islahuddin Thahir,M.Pd. kepada media Selasa sore 27 Maret 2024.

Dijelaskan, pihak panitia pembangunan pondok pesantren itu dan PDM Takalar akan menggelar kegiatan peletakan batu pertama pembangunan sekaligus melelang kepada para anggota dan simpatisan persyarikatan, katanya.

Saat ini PDM Takalar membina 11 Cabang Muhammadiyah dan cabang-cabang Muhammadiyah tersebut telah selesai menggelar musyawarah cabang. 

Cabang Muhammadiyah tersebut yakni;  Bajeng; Salaka; Polongbangken;  Polongbangkeng Selatan; Sanrobone; Lengkese; Topejawa; Bontocinde; Galesong Selatan; Galesong Utara; Parangbambe.

Selama bulan puasa Ramadhan 1445 H, para  PDM Takalar melakukan kegiatan Rihlah Dakwah ke 11 cabang Muhammadiyah, selain menyebarkan dakwah dan syiar persyarikatan pada sisi lain sekaligus melakukan konsolidasi organisasi agar mampu mencapai dan melaksanakan program kerja yang telah disepakati. 

Para PDM Takalar yang berjumlah 13 personil juga bertekad untuk melakukan konsolidasi dan menggerakkan ranting-ranting Muhammadiyah yang menyebar di seluruh pelosok Takalar.

Ketiga belas personil PDM Takalar itu adalah, H. Islahudin Tahir; Misbah Habsyi: Pathuddin M Asrul; Amaluddin Taka; Basuki Rahmat; Azhari Rahim Ewa; Syahrul Husain; H. Afrizal; Sadri Kahar Muang; Hasbi Haris;  Syamsuddin Baya; Rahim Erang; H. Amri Siallu.

Konsolidasi dan menggerakkan ranting ranting juga jadi salah satu prioritas para pimpinan agar ranting yang sudah ada dapat lebih dinamis melakukan pergerakan dengan kegiatan pengajian dan pengkajian.

Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah penulisan sejarah jejak kehadiran Muhammadiyah di Takalar. Penulisan sejarah ini mendesak dilakukan karena sejumlah pelaku pada masanya semakin hari makin berkurang karena faktor usia. (yahya)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Perkuat Peluang Lulusan di Kancah Global YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Studi Pendi....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka menyemarakkan Milad Muhammadiyah ke-111 tahun 2023, ....

Suara Muhammadiyah

4 December 2023

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Ratusan umat Islam mengikuti Shalat Idul Fitri 1445 H. di halaman Ka....

Suara Muhammadiyah

10 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Banyak jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SwT (Taqarru....

Suara Muhammadiyah

21 May 2025

Berita

Co-Host The 7th Borobudur International Symposium (BIS) dan the 3rd Interconnects 2025 MAGELANG, Su....

Suara Muhammadiyah

11 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah