MEDAN, Suara Muhammadiyah - Merespons persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat, Lembaga Budaya Seni, dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara melaksanakan aksi berbagi masker kepada pengendara jalan pada Ahad, 18 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah ancaman paparan asap dan partikel pencemar udara.
Kader LBSO PW Aisyiyah Sumatera Utara membagikan masker secara langsung kepada pengendara yang melintas. Ketua LBSO Yeni Amalia mengungkapkan aksi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan, terutama ketika kualitas udara memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan.
"Karhutla bukan semata-mata persoalan lingkungan, melainkan juga persoalan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Asap kebakaran mengandung partikel halus dan berbagai zat pencemar yang dapat mengganggu sistem pernapasan khususnya bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan rentan," ungkap Yeni.
Dalam situasi tersebut, langkah sederhana seperti menggunakan masker yang sesuai dapat menjadi salah satu upaya mengurangi paparan polusi udara. Meski demikian, pembagian masker ini bukan pengganti upaya pencegahan karhutla maupun perlindungan kesehatan yang lebih menyeluruh.
Bagi LBSO PW Aisyiyah Sumatera Utara, tutur Yeni, aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi perempuan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Gerakan sosial tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pemberdayaan, seni, budaya, dan olahraga, tetapi juga melalui tindakan kemanusiaan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dampak kerusakan lingkungan dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk para pengendara dan pekerja yang harus beraktivitas di luar ruangan. "Karena itu, penanganan karhutla membutuhkan perhatian bersama, mulai dari pencegahan kebakaran, penegakan hukum, hingga perlindungan kesehatan masyarakat terdampak," pungkasnya.

