SLEMAN, Suara Muhammadiyah— Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok menggelar Pelatihan Mubaligh Tangguh dengan mengusung tema “Mencetak Mubaligh Tangguh untuk Umat yang Berkemajuan.”
Kegiatan ini diikuti sekitar 70 peserta yang merupakan utusan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA) se-Kapanewon Depok, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta organisasi otonom Muhammadiyah.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Majelis Tabligh PCM Depok, Sriyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi penguatan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Sriyono juga menegaskan bahwa tema “Mencetak Mubaligh Tangguh untuk Umat yang Berkemajuan” menjadi spirit utama kegiatan. Menurutnya, mubaligh tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga perlu memiliki ketangguhan, wawasan, dan kemampuan membaca kondisi masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan dakwah yang mencerahkan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Suyudi, unsur PCM Depok. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan mubaligh merupakan salah satu inisiasi almarhum Muhammad Ichsan, Ketua PCM Depok yang baru saja berpulang.
“Kita masih berduka atas berpulangnya Ketua PCM Muhammad Ichsan. Kegiatan ini merupakan salah satu inisiasi beliau. Ada dua kegiatan yang beliau inisiasi, yaitu pelatihan mubaligh ini, kemudian Ahad besok ada pelatihan MC dan protokoler,” ujarnya, Ahad (27/9).
Suyudi mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhum Muhammad Ichsan agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia berharap berbagai program yang telah diinisiasi almarhum dapat terus dilanjutkan sebagai bagian dari perjuangan dan pelayanan Muhammadiyah kepada umat.
Pelatihan menghadirkan dua pemateri dengan materi yang saling melengkapi. Ahmad Afandi menyampaikan materi tentang Peta Dakwah Kapanewon Depok, Sleman, Yogyakarta, sedangkan Dadi Nurhaedi memberikan materi Motivasi Dakwah.
Materi peta dakwah diharapkan membantu para mubaligh memahami kondisi, karakteristik, serta potensi dakwah di wilayah Depok. Sementara itu, materi motivasi dakwah menjadi penguatan bagi peserta agar semakin siap menjalankan aktivitas dakwah secara konsisten dan berkelanjutan.
Turut hadir Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Depok, Siti Nuryahati, serta Suyitno dari unsur PCM Depok. Kehadiran unsur pimpinan tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan kader dan mubaligh sebagai bagian penting dari keberlanjutan dakwah Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting.
Melalui Pelatihan Mubaligh Tangguh, PCM Depok berikhtiar menyiapkan kader dakwah yang memiliki wawasan, motivasi, dan ketangguhan dalam menjalankan peran di tengah masyarakat, sehingga dakwah Muhammadiyah semakin mampu menghadirkan umat yang berkemajuan. (MPI PCM Depok/gsh)

