Pentingnya Ketahanan Psikologis Keluarga di Daerah Rawan Bencana

Publish

30 November 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
63
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Dosen UNIMMA Rampungkan Studi Doktor di UNS

SOLO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menambah sumber daya akademik unggul melalui perolehan gelar doktor oleh salah satu dosen terbaiknya. Retna Tri Astuti, dosen Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), resmi meraih gelar Doktor Promosi Kesehatan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS).

Retna mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka yang digelar Jumat (28/11) di Sekolah Pascasarjana UNS. Disertasi tersebut mengangkat topik “Pengembangan Model Promosi Kesehatan Jiwa Melalui Psikoedukasi Informasi Perawatan Traumatik Keluarga untuk Kesiapsiagaan Keluarga pada Situasi Kegawatdaruratan Bencana di Kabupaten Magelang”, di bawah bimbingan promotor Prof. Dr. Mohammad Fanani, dr., Sp.KJ(K).

Retna menyampaikan bahwa gagasan penelitiannya berangkat dari keprihatinan terhadap beban psikologis yang dihadapi keluarga di wilayah rawan erupsi dan bencana. Ia menekankan pentingnya literasi kesehatan jiwa sebagai bagian dari kesiapsiagaan keluarga, bukan hanya melalui edukasi, tetapi juga melalui penguatan dukungan sosial, akses informasi yang tepat, dan pemberdayaan kader kesehatan.

Dalam risetnya, Retna merumuskan sebuah model inovatif bernama Mental Health Promotion for Psychological Preparedness of Families in Emergency Disaster Situations (MHPFD) yang merupakan sebuah pendekatan komprehensif yang menempatkan keluarga sebagai pusat penguatan ketahanan psikologis. Model ini diperkaya dengan modul psikoedukasi serta didukung pemanfaatan aplikasi digital PEKA, yang dirancang untuk mempermudah keluarga dalam memahami tanda-tanda trauma, merespons kondisi darurat, serta menjaga kesehatan mental selama dan setelah bencana.

“Tujuan utama model ini adalah membantu keluarga menjadi lebih siap secara mental ketika menghadapi situasi darurat. Ketahanan psikologis tidak hanya dibangun melalui pengetahuan, tetapi juga melalui kepercayaan diri, dukungan sosial, dan komunikasi yang efektif di tingkat keluarga dan komunitas,” jelas Retna.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, kami bangga atas capaian Ibu Retna yang menghadirkan riset sangat relevan bagi masyarakat Magelang, salah satu daerah dengan risiko bencana tertinggi di Indonesia. Inovasi yang beliau hasilkan menunjukkan kontribusi nyata UNIMMA sebagai kampus yang berkomitmen menghadirkan ilmu untuk kebermanfaatan,” ujarnya.

Dengan bertambahnya doktor baru, UNIMMA semakin memperkuat posisi Fikes sebagai pusat pengembangan keilmuan berbasis komunitas. Kehadiran penelitian yang fokus pada kesehatan mental keluarga di wilayah rawan bencana ini tidak hanya memperkaya ranah akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat, lembaga kesehatan, dan pemangku kepentingan kebencanaan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali meraih pengh....

Suara Muhammadiyah

18 November 2023

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Berjuang di generasi milenial maka mencari terobosan dengan dakwa....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Pengajian Ramadh....

Suara Muhammadiyah

2 March 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 580 Anggota DPR RI dan 152 Anggota DPD RI yang terpilih berda....

Suara Muhammadiyah

1 October 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 3.209 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Makassar tahun....

Suara Muhammadiyah

6 September 2024