JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada pemeringkatan UniRank 4ICU edisi April 2026. UMJ berhasil menempati peringkat 8 Perguruan Tinggi Islam Dunia, peringkat 4 PTMA, serta peringkat 12 perguruan tinggi swasta nasional. Tidak hanya itu, UMJ juga meraih peringkat 29 nasional, naik dari posisi 31 pada tahun sebelumnya.
Capaian ini menunjukkan tren peningkatan yang konsisten sekaligus memperkuat posisi UMJ sebagai perguruan tinggi unggul di tingkat nasional maupun global.
Wakil rektor III, Prof. Dr. Tria Astika Endah Permatasari, SKM., MKM., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh civitas academica UMJ.
“Saya sangat berbahagia, bangga, outstanding, istimewa, bahkan lebih dari luar biasa. Karena mencapai ini tidak mudah dan tidak semua perguruan tinggi bisa mencapai posisi tersebut dengan tren yang terus meningkat secara signifikan,” ujarnya.
Tria menambahkan bahwa capaian ini bukan sekadar peningkatan peringkat, tetapi merupakan lompatan yang menunjukkan perkembangan nyata UMJ dari tahun ke tahun. Ia juga menegaskan bahwa UMJ terus berkontribusi dalam penyebaran informasi dan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama untuk mempertahankan serta meningkatkan prestasi tersebut.
“Keberhasilan ini adalah kontribusi banyak pihak. Kita tidak boleh puas pada posisi saat ini, tetapi harus terus berinovasi dan melibatkan seluruh elemen untuk meningkatkan capaian,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Multimedia Kantor Sekretariat Universitas (KSU) UMJ, Budiman, ST., menilai capaian ini sebagai bagian dari strategi besar UMJ dalam membangun reputasi global.
“UMJ sekarang bukan lagi bicara soal citra, tetapi reputasi. Dengan perjalanan hampir 70 tahun, UMJ memiliki track record yang kuat untuk diakui secara global,” jelasnya.
Budiman juga menyoroti pentingnya penguatan kehadiran digital sebagai faktor utama dalam pemeringkatan UniRank.
“Sebanyak 55 persen penilaian UniRank berasal dari referring domains, yaitu seberapa banyak website lain yang merujuk ke UMJ. Artinya, traffic dan publikasi digital harus terus kita tingkatkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa publikasi kegiatan, prestasi, dan penelitian UMJ melalui website resmi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan digital, termasuk di mata mesin pencari dan teknologi berbasis kecerdasan buatan.
“Dengan mengikuti berbagai pemeringkatan, UMJ sebenarnya sedang meng-upgrade diri untuk menjadi kampus berstandar global,” tutupnya.
Ke depan, UMJ berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas di berbagai aspek, termasuk memperluas partisipasi dalam pemeringkatan internasional seperti QS, THE, Webometrics, dan UI GreenMetric. Langkah ini sejalan dengan visi UMJ untuk menjadi perguruan tinggi berdaya saing global. (Hum/Naf)
