Perkuat Tata Kelola Masjid, Majelis Tabligh Perkenalkan Aplikasi Sitama

Suara Muhammadiyah

21 August 2025

1075
Konsolidasi Majelis Tabligh PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB(

Konsolidasi Majelis Tabligh PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB(

BENGKULU, Suara Muhammadiyah – Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar konsolidasi tata kelola masjid dan musala Muhammadiyah di Kampus I Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) pada Rabu (20/8). Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus pusat Majelis Tabligh, di antaranya Wakil Sekretaris Dr Waluyo, Lc., MA., Ketua Bidang Pemberdayaan Korps Mubaligh dan Kemasjidan Talqis Nurdianto, Lc., MA., Ph.D., serta Anggota Bidang Sistem Informasi Dakwah dan Digitalisasi Tabligh Farid Suryanto, SPd., MT.

Konsolidasi ini berfokus pada pembahasan regulasi tata kelola masjid dan musala Muhammadiyah. Salah satu poin utama adalah integrasi pengelolaan masjid dengan Korps Mubaligh Muhammadiyah, sehingga fungsi rumah ibadah tidak hanya sebagai pusat ritual, tetapi juga basis dakwah yang lebih sistematis.

Selain itu, Majelis Tabligh PP Muhammadiyah memperkenalkan Sistem Pendataan Tabligh Muhammadiyah (Sitama). Melalui aplikasi ini, pendataan kegiatan dakwah dan kemasjidan dapat dilakukan secara digital. Dalam sesi simulasi, para peserta diberi kesempatan langsung untuk mencoba pengisian data Sitama sebagai langkah awal menuju tata kelola yang lebih modern.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr Susianto, MSi., yang turut hadir, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia mengisahkan perjalanan panjang membesarkan kampus Muhammadiyah Bengkulu sebagai cerminan semangat dakwah yang konsisten, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan gerakan dakwah Muhammadiyah.

Wakil Ketua PWM Bengkulu, Dr. Aan, menilai forum konsolidasi ini sebagai momentum baru bagi persyarikatan di wilayahnya. “Ini menjadi tonggak penting untuk menata masjid Muhammadiyah agar lebih profesional, terkelola baik, dan benar-benar menjadi pusat dakwah umat,” ujarnya.

Sementara itu, Waluyo menegaskan bahwa Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta, Jawa Tengah telah mengamanahkan penguatan tata kelola tabligh dan masjid. “Amanah muktamar adalah mengintegrasikan pengelolaan tabligh dengan Korps Mubaligh Muhammadiyah. Ini merupakan format strategis untuk memperkuat dakwah persyarikatan di masa depan,” kata Waluyo.

Kegiatan ini ditutup dengan penyampaian materi inti: regulasi pengelolaan masjid oleh Waluyo, presentasi sistem pendataan Sitama oleh Farid Suryanto, serta panduan penyusunan khutbah oleh Ustadz Talqis Nurdianto. Suasana diskusi berlangsung hangat, menandai semangat baru Muhammadiyah dalam memperkuat basis dakwah melalui tata kelola masjid yang lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (Indra/Kiky)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) bekerja sama dengan Ke....

Suara Muhammadiyah

10 June 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Derry Wijaya mengatakan bahwa sejatinya AI merupakan cabang dari ilmu ....

Suara Muhammadiyah

24 January 2026

Berita

BANJARBARU, Suara Muhammadiyah – Terlihat kepedulian dan simpati masyarakat di Kota Banjarbaru....

Suara Muhammadiyah

1 December 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kemajuan teknologi dan informasi dapat dimanfaatkan dalam berbagai bid....

Suara Muhammadiyah

17 March 2024

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menjadi tuan ....

Suara Muhammadiyah

12 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah