Perlu Pengembangan Paradigma Inovatif Menuju Pendidikan Muhammadiyah 5.0

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
1350
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Irwan Akib, MPd

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Irwan Akib, MPd

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Irwan Akib, MPd hadir memberikan keynote speaker Internasional and Silatnas Muhammadiyah Teacher Forum. Kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VII pada Kamis (7/3) di Universitas Muhammadiyah Bandung, Jawa Barat ini mengusung tema "Development and Educational Innovation in Cultivating the Chrackter of Generation in the Era of Society 5.0."

Dalam keynote speakernya, Irwan mengatakan pendidikan Muhammadiyah saat ini tengah bersiap menyongsong era 5.0. Untuk itu, Irwan mendorong agar implementasi kurikulum yang berlaku di pendidikan Muhammadiyah harus bisa ditransformasikan menyesuaikan perkembangan zaman yang terjadi.

"Kita memang harus menyiapkan kurikulum yang bisa memberikan gaya magnet untuk mendorong dan memberikan kontribusi untuk pengembangan anak-anak kita ke depannya," jelasnya.

Kurikulum yang dimaksud Irwan haruslah bersifat integratif, kompetitif, humanis, sosial, antisipatif, dan fleksibel. Semuanya perlu diberlakukan setahap demi setahap agar siswa Muhammadiyah dapat berkompetisi dengan sekolah-sekolah yang lain untuk membuktikan sekolah Muhammadiyah tidak kalah maju dengan sekolah hari ini yang telah maju.

"Sehingga, ke depannya anak-anak kita bisa berkompetisi dengan sekolah-sekolah yang lain. Dan (setelah lulus) punya akhlak dan kepribadian yang mencerminkan lulusan sekolah Muhammadiyah," katanya.

Selain dari faktor kurikulum, pada saat yang sama Guru Besar Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan juga memotivasi agar seluruh sekolah Muhammadiyah di Indonesia harus punya produk tersendiri. Yakni produk berupa penciptaan desain pembelajaran yang efektif dan efisien untuk memberikan kemudahan bagi siswa dalam menempuh pendidikan.

"Jadi, sekolah-sekolah Muhammadiyah perlu punya brand (produk) sendiri yang tentunya berbeda dengan sekolah-sekolah yang lain dan menjadi ciri khas dari sekolah masing-masing," ujarnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh bekerja sama....

Suara Muhammadiyah

18 October 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Riau....

Suara Muhammadiyah

16 October 2024

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Kuliah Lapangan (PKL) Prodi Ilmu Komputer Fakultas Bisn....

Suara Muhammadiyah

5 December 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Ajang olahraga Muhammadiyah Badminton Cup I resmi dibuka pada Ahad (2....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Upaya memperkuat kontribusi terhadap isu sosial, lingkungan, d....

Suara Muhammadiyah

20 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah