Perlu Pengembangan Paradigma Inovatif Menuju Pendidikan Muhammadiyah 5.0

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

1516
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Irwan Akib, MPd

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Irwan Akib, MPd

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Irwan Akib, MPd hadir memberikan keynote speaker Internasional and Silatnas Muhammadiyah Teacher Forum. Kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VII pada Kamis (7/3) di Universitas Muhammadiyah Bandung, Jawa Barat ini mengusung tema "Development and Educational Innovation in Cultivating the Chrackter of Generation in the Era of Society 5.0."

Dalam keynote speakernya, Irwan mengatakan pendidikan Muhammadiyah saat ini tengah bersiap menyongsong era 5.0. Untuk itu, Irwan mendorong agar implementasi kurikulum yang berlaku di pendidikan Muhammadiyah harus bisa ditransformasikan menyesuaikan perkembangan zaman yang terjadi.

"Kita memang harus menyiapkan kurikulum yang bisa memberikan gaya magnet untuk mendorong dan memberikan kontribusi untuk pengembangan anak-anak kita ke depannya," jelasnya.

Kurikulum yang dimaksud Irwan haruslah bersifat integratif, kompetitif, humanis, sosial, antisipatif, dan fleksibel. Semuanya perlu diberlakukan setahap demi setahap agar siswa Muhammadiyah dapat berkompetisi dengan sekolah-sekolah yang lain untuk membuktikan sekolah Muhammadiyah tidak kalah maju dengan sekolah hari ini yang telah maju.

"Sehingga, ke depannya anak-anak kita bisa berkompetisi dengan sekolah-sekolah yang lain. Dan (setelah lulus) punya akhlak dan kepribadian yang mencerminkan lulusan sekolah Muhammadiyah," katanya.

Selain dari faktor kurikulum, pada saat yang sama Guru Besar Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan juga memotivasi agar seluruh sekolah Muhammadiyah di Indonesia harus punya produk tersendiri. Yakni produk berupa penciptaan desain pembelajaran yang efektif dan efisien untuk memberikan kemudahan bagi siswa dalam menempuh pendidikan.

"Jadi, sekolah-sekolah Muhammadiyah perlu punya brand (produk) sendiri yang tentunya berbeda dengan sekolah-sekolah yang lain dan menjadi ciri khas dari sekolah masing-masing," ujarnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada tahun 1942, Stephen William Hawking lahir. Beranjak dewasa,....

Suara Muhammadiyah

30 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi....

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rangkaian Moehi National Competition (MONACO) #11 tahun 2026 yang d....

Suara Muhammadiyah

24 August 2026

Berita

BUTON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menegaskan kiprah....

Suara Muhammadiyah

21 January 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Peran aktif Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) W....

Suara Muhammadiyah

18 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah