Pesan Abdul Mu’ti di Syawalan Muhammadiyah Sulsel

Publish

28 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
394
Istimewa

Istimewa

Minta Kelola Perbedaan dengan Semangat Fastabiqul Khaerat

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suasana khidmat menyelimuti Halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Tamalanrea, Makassar, pada Sabtu (28/03). Keluarga besar Muhammadiyah Sulsel berkumpul dalam momentum silaturahmi Syawalan 1447 H yang dihadiri oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang juga Menteri Pendidikan Nasional ini.

Kehadiran beliau bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan pembawa pesan kesejukan mengenai cara mengelola perbedaan di tengah umat.

Dalam tausiyahnya, Prof. Mu’ti menekankan bahwa keragaman mazhab dan pandangan merupakan ketetapan Allah yang tidak terelakkan. Beliau membedakan ikhtilaf ke dalam tiga kategori, yakni alamiah yang bersifat bawaan, ilmiah yang lahir dari pemikiran atau metode, serta amaliah yang berkaitan dengan tata cara pelaksanaan. 

Alih-alih terjebak dalam debat kusir mengenai siapa yang paling benar, beliau mengajak umat untuk mengedepankan semangat fastabiqul khaerat atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Baginya, setiap ijtihad memiliki nilai pahala, dan biarlah Allah yang menjadi penentu kebenaran hakiki di akhirat kelak.

Guna menjaga keutuhan umat yang diibaratkan sebagai satu tubuh, Prof. Mu’ti membagikan tiga kunci kedamaian. 

Pertama, menghindari sikap elitis yang merasa superior, dengan meneladani Nabi Muhammad SAW yang tetap membumi dan peduli sesama.

Kedua, membersihkan pikiran dari prasangka buruk dan tidak menyibukkan diri mencari kesalahan orang lain.

Ketiga, menghidupkan silaturahmi yang substantif—bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan upaya tulus untuk mengurai kekusutan dan menyambung kembali tali yang terputus.

Acara ini juga menjadi panggung konsolidasi yang luar biasa dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, mulai dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Anggota DPR RI Dr. H. Ashabul Kahfi, hingga sejumlah kepala daerah dan legislator seperti Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari. Kehadiran para tokoh ini mempertegas peran strategis Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

Menutup pesannya, Prof. Mu’ti mengapresiasi keberkahan dari pertemuan tatap muka. Meski teknologi memungkinkan komunikasi jarak jauh, kehadiran fisik dalam silaturahmi diyakini membawa energi positif yang membuat umat lebih sehat dan cerdas melalui pertukaran ilmu yang langsung dan hangat. (HFS)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) M....

Suara Muhammadiyah

27 April 2025

Berita

LAMPUNG TENGAH, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 1 Sendang Agung jalin kerjasama dengan BLKK M ....

Suara Muhammadiyah

7 June 2024

Berita

PW IPM Papua bersama Kawula 17 Dorong Kesadaran Lingkungan Pelajar Lewat Program Goes To School JAY....

Suara Muhammadiyah

6 April 2026

Berita

JEPARA, Suara Muhammadiyah – Di tengah gemuruhnya ombak modernisasi yang tak kenal henti, terd....

Suara Muhammadiyah

29 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Selasa pagi, (9/9/2025), Aula Utama PWM DIY mulai dipenuhi pe....

Suara Muhammadiyah

10 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah