Pesan Abdul Mu’ti di Syawalan Muhammadiyah Sulsel

Publish

28 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
437
Istimewa

Istimewa

Minta Kelola Perbedaan dengan Semangat Fastabiqul Khaerat

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suasana khidmat menyelimuti Halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Tamalanrea, Makassar, pada Sabtu (28/03). Keluarga besar Muhammadiyah Sulsel berkumpul dalam momentum silaturahmi Syawalan 1447 H yang dihadiri oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang juga Menteri Pendidikan Nasional ini.

Kehadiran beliau bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan pembawa pesan kesejukan mengenai cara mengelola perbedaan di tengah umat.

Dalam tausiyahnya, Prof. Mu’ti menekankan bahwa keragaman mazhab dan pandangan merupakan ketetapan Allah yang tidak terelakkan. Beliau membedakan ikhtilaf ke dalam tiga kategori, yakni alamiah yang bersifat bawaan, ilmiah yang lahir dari pemikiran atau metode, serta amaliah yang berkaitan dengan tata cara pelaksanaan. 

Alih-alih terjebak dalam debat kusir mengenai siapa yang paling benar, beliau mengajak umat untuk mengedepankan semangat fastabiqul khaerat atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Baginya, setiap ijtihad memiliki nilai pahala, dan biarlah Allah yang menjadi penentu kebenaran hakiki di akhirat kelak.

Guna menjaga keutuhan umat yang diibaratkan sebagai satu tubuh, Prof. Mu’ti membagikan tiga kunci kedamaian. 

Pertama, menghindari sikap elitis yang merasa superior, dengan meneladani Nabi Muhammad SAW yang tetap membumi dan peduli sesama.

Kedua, membersihkan pikiran dari prasangka buruk dan tidak menyibukkan diri mencari kesalahan orang lain.

Ketiga, menghidupkan silaturahmi yang substantif—bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan upaya tulus untuk mengurai kekusutan dan menyambung kembali tali yang terputus.

Acara ini juga menjadi panggung konsolidasi yang luar biasa dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, mulai dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Anggota DPR RI Dr. H. Ashabul Kahfi, hingga sejumlah kepala daerah dan legislator seperti Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari. Kehadiran para tokoh ini mempertegas peran strategis Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

Menutup pesannya, Prof. Mu’ti mengapresiasi keberkahan dari pertemuan tatap muka. Meski teknologi memungkinkan komunikasi jarak jauh, kehadiran fisik dalam silaturahmi diyakini membawa energi positif yang membuat umat lebih sehat dan cerdas melalui pertukaran ilmu yang langsung dan hangat. (HFS)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Tim Dosen UMS Berikan Pendampingan Laporan Keuangan SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim dosen dari ....

Suara Muhammadiyah

20 August 2024

Berita

Siswa MI Muhammadiyah Linggapura dan SMP Muhammadiyah Tonjong Ikuti Upacara Bendera BREBES, Suara M....

Suara Muhammadiyah

14 January 2025

Berita

BATAM, Suara Muhammadiyah – Peran program Internasionalisasi Universitas Muhammadiyah Riau (Um....

Suara Muhammadiyah

8 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

2 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Berita duka tengah menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah. A....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah