Petani Rentan Cedera, Dosen Politeknik ’Aisyiyah Lakukan Penelitian dan Edukasi

Suara Muhammadiyah

27 September 2025

855
Foto Istimewa

Foto Istimewa

AGAM, Suara Muhammadiyah – Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) memperkirakan sekitar 1,3 miliar orang di seluruh dunia bekerja di sektor pertanian, terutama di negara-negara berkembang. Sektor ini menjadi salah satu dari tiga bidang pekerjaan paling berisiko tinggi, selain konstruksi dan pertambangan, dalam hal kematian, cedera, serta gangguan kesehatan akibat kerja.

Rendahnya investasi pemerintah dalam teknologi pertanian menyebabkan tingkat otomasi dan mekanisasi di Asia Tenggara masih sangat rendah. Akibatnya, pekerjaan yang masih banyak dilakukan secara manual berdampak pada kesehatan para pekerja, khususnya dalam bentuk gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) akibat penggunaan otot yang berlebihan.

Selain itu, masih banyak petani yang belum memahami pentingnya postur kerja yang benar. Kondisi kerja yang buruk dapat mempengaruhi fisiologi dan psikologi, seperti pekerjaan yang dilakukan secara monoton dan berulang-ulang yang dapat memicu stres.

Menanggapi kondisi tersebut, dosen Politeknik ’Aisyiyah (Polita) Sumatera Barat melakukan sosialisasi dan penelitian terkait keluhan MSDs dan stres kerja pada petani di Nagari Koto Tangan, Kabupaten Agam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah penelitian BIMA dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang berlangsung sepanjang September 2025.

Penelitian diawali dengan survei awal mengenai keluhan yang dialami petani, kemudian dilanjutkan dengan pembagian kuesioner dan pengisian lembar Nordic Body Map untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang sering mengalami nyeri serta mengukur tingkat keparahannya. Setelah itu, tim peneliti mengadakan sosialisasi terkait pencegahan MSDs dan manajemen stres kerja.

Tim peneliti berasal dari program studi Keperawatan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Polita Sumbar, terdiri atas Fluorina Oryza Muslim, Astrina Aulia, Nova Rita, serta satu orang mahasiswa.

“Dari hasil penelitian ini, kami berharap dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi pemerintah dalam merumuskan regulasi yang lebih memperhatikan kesehatan kerja petani, terutama di Sumatera Barat yang sebagian besar penduduknya masih bekerja di sektor pertanian,” ujar tim peneliti.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) melangsungkan upacara kenaikan pan....

Suara Muhammadiyah

22 July 2024

Berita

OGAN ILIR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMAD) Palembang mencatatkan s....

Suara Muhammadiyah

4 February 2025

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah – Persyarikatan Muhammadiyah terus melakukan inovasi dalam dunia pen....

Suara Muhammadiyah

3 August 2026

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tulang Bawang Barat ( Tuba....

Suara Muhammadiyah

7 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, secara....

Suara Muhammadiyah

14 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah