Produk Olahan Pengurus PDNA Cilacap Laris Diminati Masyarakat

Publish

12 March 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
779
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Departemen Ekonomi dan Kewirausahaan (Dewina) Pimpinan Daerah Nasyiyatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Cilacap membuka stand produk olahan pengurusnya di acara pengajian rutin tiga bulanan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, di masjid Agung Darussalam Cilacap.

Produk yang dipajang di stand salah satunya produk olahan pengurusnya bernama Uli Putri Jayanti yakni produk yang di tawarkan antara lain: es lilin Susan merupakan es terbuat campuran susu dengan santan dan tersedia berbagai varian rasa.

Varian rasa es Susan antara lain: Kacang Ijo, Nangka, Cokelat, Stroberi dan macam rasa lainnya. Penjualan di stand pengajian tiga bulanan PDM juga dititipkan diwarung-warung serta jualan online melalui media sosial. Dan dilengkapi  produk kue Roti Mariam dan Banana Rool.

"Alhamdulillah, keuntungan sekitar 50 persen, es Susan kemasan satu pack dengan isi enam es lilin lebih laku karena harganya lebih murah dan variasi rasa lengkap," katanya.

Es Susan satuannya harga nya Rp 2000 sedangkan satu pack dengan isi enam harga Rp 10 ribu. Sedangkan produk olahan Mangleng seharga Rp 5000 per bungkus serta Peyek harga Rp 12.000 perbungkus. 

"Hasil penjualan ada yang untuk kas PDNA Cilacap, misalnya produk di jual harga Rp 5000 per bungkus di stand dari produsen Rp 4000. Seribu rupiah buat kas," ujarnya.

Diceritakan Uli, sejak masih duduk dibangku sekolah menengah atas sudah diajari orang tua untuk berjualan nasi rames, dengan di bawa ke sekolah  memakai sepeda ontel. Maka jiwa wirausaha tumbuh dan saat sekarang ini dikembangkan.

"Sejak melahirkan anak pertama, dirumah dan membuat berbagi olahan snack. Sekitar beberapa bulan terakhir membuat es Susan," ucapnya.

Ide buat es Susan karena memiliki anak kecil yang suka jajan es, maka lebih aman untuk kesehatannya dengan membuat es sendiri.

"Es Susan dengan perasa bahan alami agar aman buat dikonsumsi anak-anak," jelasnya.

Untuk produk olahan Mangleng dan Peyek di bantu oleh Ibu yang sudah lama mengrkuninya. 

"Bahan-bahannya membeli di pasar terdekat untuk diolah Mangleng dan Peyek," katanya.

Harapan kedepannya usahanya akan lebih berkembang dan bertambah banyak peminat olahan produknya. 

"Semoga banyak peminat produk olahannya," pungkasnya. (Wasis)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SRAGEN, Suara Muhammadiyah - Suasana Alun-Alun Sasono Langen Putro Sragen pada Sabtu malam, 4 Oktobe....

Suara Muhammadiyah

7 October 2025

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Prodi Kebidanan Fakul....

Suara Muhammadiyah

21 April 2025

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Tahun Akademi....

Suara Muhammadiyah

10 September 2024

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Peranan generasi penerus sangat penting bagi sebuah bangsa. Di....

Suara Muhammadiyah

23 December 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai sekolah penggerak, SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta atau serin....

Suara Muhammadiyah

30 March 2024