Produk Olahan Pengurus PDNA Cilacap Laris Diminati Masyarakat

Suara Muhammadiyah

12 March 2025

1234
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Departemen Ekonomi dan Kewirausahaan (Dewina) Pimpinan Daerah Nasyiyatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Cilacap membuka stand produk olahan pengurusnya di acara pengajian rutin tiga bulanan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, di masjid Agung Darussalam Cilacap.

Produk yang dipajang di stand salah satunya produk olahan pengurusnya bernama Uli Putri Jayanti yakni produk yang di tawarkan antara lain: es lilin Susan merupakan es terbuat campuran susu dengan santan dan tersedia berbagai varian rasa.

Varian rasa es Susan antara lain: Kacang Ijo, Nangka, Cokelat, Stroberi dan macam rasa lainnya. Penjualan di stand pengajian tiga bulanan PDM juga dititipkan diwarung-warung serta jualan online melalui media sosial. Dan dilengkapi  produk kue Roti Mariam dan Banana Rool.

"Alhamdulillah, keuntungan sekitar 50 persen, es Susan kemasan satu pack dengan isi enam es lilin lebih laku karena harganya lebih murah dan variasi rasa lengkap," katanya.

Es Susan satuannya harga nya Rp 2000 sedangkan satu pack dengan isi enam harga Rp 10 ribu. Sedangkan produk olahan Mangleng seharga Rp 5000 per bungkus serta Peyek harga Rp 12.000 perbungkus. 

"Hasil penjualan ada yang untuk kas PDNA Cilacap, misalnya produk di jual harga Rp 5000 per bungkus di stand dari produsen Rp 4000. Seribu rupiah buat kas," ujarnya.

Diceritakan Uli, sejak masih duduk dibangku sekolah menengah atas sudah diajari orang tua untuk berjualan nasi rames, dengan di bawa ke sekolah  memakai sepeda ontel. Maka jiwa wirausaha tumbuh dan saat sekarang ini dikembangkan.

"Sejak melahirkan anak pertama, dirumah dan membuat berbagi olahan snack. Sekitar beberapa bulan terakhir membuat es Susan," ucapnya.

Ide buat es Susan karena memiliki anak kecil yang suka jajan es, maka lebih aman untuk kesehatannya dengan membuat es sendiri.

"Es Susan dengan perasa bahan alami agar aman buat dikonsumsi anak-anak," jelasnya.

Untuk produk olahan Mangleng dan Peyek di bantu oleh Ibu yang sudah lama mengrkuninya. 

"Bahan-bahannya membeli di pasar terdekat untuk diolah Mangleng dan Peyek," katanya.

Harapan kedepannya usahanya akan lebih berkembang dan bertambah banyak peminat olahan produknya. 

"Semoga banyak peminat produk olahannya," pungkasnya. (Wasis)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Lazismu Surabaya menggelar Grand Opening Gedung Kemanusiaan Lazi....

Suara Muhammadiyah

29 January 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar kegia....

Suara Muhammadiyah

26 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Ikhtiar panjang mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apote....

Suara Muhammadiyah

25 August 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam matarantai rangkaian Penghargaan TOP GRC Awards 2025 di Di....

Suara Muhammadiyah

8 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Konsep istitha’ah atau kemampuan dalam menunaikan ibadah haji....

Suara Muhammadiyah

21 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah